HOME » BERITA » INREYEN MOBIL BARU, BOLEH LANGSUNG GEBER?

Inreyen Mobil Baru, Boleh Langsung Geber?

Ternyata langsung memacu mobil baru justru berdampak buruk.

Senin, 01 Februari 2021 11:15 Editor : Cornelius Candra
Inreyen Mobil Baru, Boleh Langsung Geber?
Mitsubishi Eclipse Cross (Otosia.com/ Cornelius Candra)

OTOSIA.COM - Tidak sedikit orang yang masih belum paham soal break-in atau inreyen mobil baru selama 1.000 km pertama. Beberapa di antaranya bahkan langsung menggunakan kendaraannya tanpa melalui proses tersebut.

Padahal, menurut buku pedoman Hyundai, inreyen mobil baru memiliki 3 manfaat. Pertama, performa kendaraan makin sempurna, kemudian menjadi lebih ekonomis, dan ketiga, memperpanjang usia pakainya.

1 dari 2 Halaman

Rupanya, mobil baru tidak boleh langsung digeber atau dipacu dalam kecepatan tinggi selama masa inreyen. Sebenarnya bisa saja, tapi dengan putaran mesin yang cenderung rendah, antara 2.500-4.000 rpm.

Hyundai Palisade

Selain itu, upayakan jangan bertahan dengan kecepatan tetap dalam waktu yang lama, baik cepat maupun lambat. Disarankan untuk laju mobil baru dibuat bervariasi selama proses break-in agar kondisi mesin lebih sempurna.

2 dari 2 Halaman

Selain itu, hindari berhenti mendadak, kecuali dalam keadaan darurat. Fungsinya ialah supaya seluruh komponen rem terpasang dengan benar, sehingga tidak terjadi pergeseran yang justru berpotensi malfungsi.

Untuk kendaraan beban, upayakan tidak menarik trailer selama 2.000 km pertama pengoperasian. Pasalnya, hal ini justru membuat usia mesin menjadi pendek lantaran bekerja terlalu berat.

BERI KOMENTAR