HOME » BERITA » INSTRUKTUR SAFETY DRIVING ANGKAT BICARA SOAL INSIDEN SEKELUARGA PINGSAN DI MOBIL

Instruktur Safety Driving Angkat Bicara Soal Insiden Sekeluarga Pingsan di Mobil

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia memberi komentar terkait insiden sekeluarga yang pingsan di mobil.

Senin, 06 Mei 2019 16:45 Editor : Cornelius Candra
Warga Pekanbaru tak sadarkan diri karena keracunan gas emisi dalam mobil. (Liputan6.com/Istimewa/M Syukur)

OTOSIA.COM - Warga sekitaran Masjid At Taqwa, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau dibuat heboh setelah menemukan sekeluarga asal Pekanbaru yang ditemukan tak sadarkan diri di dalam mobil Toyota Innova.

Dari tiga orang yang ditemukan di dalam mobil, salah satunya meninggal dunia. Peristiwa di dekat Batalyon Infanteri 132 itu diduga karena keracunan gas emisi dalam mobil. Pasalnya pendingin ruangan atau AC ditemukan masih hidup, sementara kaca mobil tertutup rapat.

Melihat kejadian tersebut, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat beristirahat di dalam mobil.

"Kalau bicara boleh atau tidak istirahat di dalam mobil, boleh. Tapi ingat, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan," kata Sony kepada Liputan6.com, Senin (6/5/2019).

Saat pengemudi lelah dan beristirahat di dalam mobil, Sony menegaskan sebaiknya ada satu orang dari penumpang yang tetap terjaga. Hal ini untuk mengurangi potensi terjadinya kejadian yang tak diinginkan.

"Seperti kalau lagi berkemah, harus ada yang berjaga. Kalau penumpang kan bisa istirahat saat mobil berjalan," ujarnya.

Hal lain yang harus diperhatikan ialah kondisi mobil terawat sehingga AC dapat bekerja dengan semestinya. Ia juga menyatakan bahwa saat beristirahat di dalam mobil, kaca harus dibuka sedikit agar ada sirkulasi udara.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR