HOME » BERITA » ISU LIMBAH BATERAI PCX HYBRID, TERNYATA DIURUS DI SINGAPURA

Isu Limbah Baterai PCX Hybrid, Ternyata Diurus di Singapura

PCX Hybrid jadi sepeda motor pertama yang mengukuhkan predikatnya di dunia hybrid roda dua untuk pasar Indonesia.

Senin, 16 Juli 2018 20:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto by Dimas Wahyu Trihardjanto

OTOSIA.COM - PCX Hybrid jadi sepeda motor pertama yang mengukuhkan predikatnya di dunia hybrid roda dua untuk pasar Indonesia.

Teknologi ini sendiri jadi kabar spesial di tengah persiapan pemerintah membuat regulasi kendaraan ramah lingkungan yang berbasis listrik.

Namun, meski akrab dengan teknologi terkini, isu yang menghinggapi kendaraan jenis ini adalah limbah baterai.

Pasalnya, berbeda dengan kendaraan bermesin bensin dan diesel, kendaraan berbasis elektrik sudah dipastikan akan menyisakan limbah baterai. Sebab, benda ini akan habis masa waktunya.

Namun bagi Honda, mereka sudah mempersiapkan bahwa limbah tersebut nantinya akan diurus di Singapura melalui sebuah lembaga Eropa.

"Hal tersebut sudah kami pikirkan. Jadi kami sudah menunjuk suatu badan pengelolaan limbah," kata General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor, Wedijanto Widarso.

Menurut dia, pihak yang diserahkan tanggung jawab ini merupakan ahli pengelohan limbah dari Swedia.

"Dia punya perwakilan di Indonesia. Nanti akan dikirim ke Singapura, lalu diproses di sana. Di sana itu sistemnya bakar, pakai insinerator," tambahnya.

(kpl/why/tys)

BERI KOMENTAR