HOME » BERITA » JADI KORBAN BEGAL, GURU MENGAJI DI BEKASI DIBERI MOTOR OLEH POLISI

Jadi Korban Begal, Guru Mengaji di Bekasi Diberi Motor oleh Polisi

Guru mengaji bernama Abdul Hakim dibegal ketika melintas di Jalan Raya Kampung Sawah, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi

Kamis, 26 November 2020 19:15 Editor : Ahmad Muzaki
Jadi Korban Begal, Guru Mengaji di Bekasi Diberi Motor oleh Polisi
Polisi Mengganti Sepeda Motor Guru Mengaji yang Dibegal. ©2020 Merdeka.com/Adi Nugroho

OTOSIA.COM - Abdul Hakim, seorang guru mengaji di Bekasi, Jawa Barat mendapatkan hadiah sepeda motor dari polisi. Motor tersebut diberikan sebab sang ustaz baru saja menjadi korban begal pembawa celurit.

Abdul Hakim dibegal ketika melintas di Jalan Raya Kampung Sawah, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi pada Minggu (15/11) lalu sekitar pukul 04.00 WIB.

1 dari 2 Halaman

Korban dibegal dalam perjalanan dari rumah menuju ke Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School Kampung Sawah untuk menunaikan Salat Subuh berjamaah dan mengajar mengaji di sana. Detik-detik pembegalan terekam kamera CCTV.

"Pelaku diperkirakan delapan orang dengan mengendarai empat sepeda motor, salah satunya membawa sajam berupa celurit," kata Wakapolres Metro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Alfian Nurrizal pada Selasa (24/11).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa korban dipepet lalu disenggol oleh begal hingga membuatnya terjatuh. Setelah itu salah satu begal mengacungkan celurit sebagai ancaman. Abdul Hakim memilih untuk menyelatkan diri dan meninggalkan motornya.

2 dari 2 Halaman

Tak lama kemudian iring-iringan kelompok pelaku tiba di lokasi. Mereka membawa sepeda motor Honda Beat, B-4818-KIP berikut telepon genggam milik guru mengaji asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat yang baru menikah dua bulan ini.

"Kepedulian kepada korban sebagai guru ngaji, kami berikan pengganti motornya yang dibegal, untuk dipakai berkegiatan sebagai guru mengaji,? katanya.

Kasus tersebut sedang diusut oleh Polsek Pondok Gede dan Polres Metro Bekasi Kota. Polisi pun sedang mempelajari rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Penulis: Adi Nugroho

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR