HOME » BERITA » JADI POLEMIK, PELUNCURAN TIM BALAP MANDALIKA RACING TEAM INDONESIA DITUNDA

Jadi Polemik, Peluncuran Tim Balap Mandalika Racing Team Indonesia Ditunda

Tim balap Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI) rencananya diluncurkan hari ini, Rabu (28/10/2020). Tapi rencana itu harus berubah karena munculnya polemik.

Rabu, 28 Oktober 2020 13:15 Editor : Dini Arining Tyas
Jadi Polemik, Peluncuran Tim Balap Mandalika Racing Team Indonesia Ditunda
Mandalika Racing Team Indonesia (Twitter/mandalikaracingteam)

OTOSIA.COM - Tak hanya memiliki sirkuit kelas Internasional dan menjadi tuan rumah MotoGP 2021, Indonesia juga akan memiliki tim balap sendiri. Tim bernama Mandalika Racing Team Indonesia itu rencananya akan resmi dirilis hari ini, Rabu (28/10/2020).

Sayangnya, peluncuran yang rencananya dilakukan di Kemenpora, Jakarta itu tak berjalan mulus. Pasalnya, rencana itu menimbulkan polemik usai Kemenpora tak memberikan lampu hijau untuk acara peluncuran di kompleks kantor mereka.

Sebelumnya, sejumlah perwakilan MRTI sudha bertemu dengan Sesmenpora Gatot S Dewa Brata, terkait rencana peluncuran tim balap di kompleks Kemenpora, pada Selasa.

"Tidak seharusnya pembentukan Mandalika Racing Team Indonesia menjadi polemik. Keinginan memiliki tim balap sendiri seperti negara tetangga Malaysia, harusnya mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak," begitu pernyataan Ketua MRTI Muhammad Rapsel Ali, disitat dari Antara, Rabu (28/10/2020).

1 dari 2 Halaman

Rapsel juga mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Termasuk berkoordinasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai induk organisasi cabang olahraga bermotor di Indonesia.

Dengan begitu, rencana peluncuran tim balap yang nantinya akan turun di kelas Moto2 itu pun ditunda. Konsep peluncuran MRTI pun disebut berubah.

Nantinya, tak hanya mengenalkan manajemen tim, tapi juga memperkenalkan Raffi Ahmad sebagai Brand Ambassador mereka.

"Tidak hanya memanfaatkan jatah wild card sebagai tuan rumah, sebagai pasar otomotif terbesar dan penonton yang begitu fanatik, sudah saatnya Indonesia ambil bagian dalam satu musim penuh. Bakat-bakat muda harus dikembangkan melalui pembinaan berjenjang dan kesempatan berlomba di level tertinggi. Ini yang sedang dibangun MRT Indonesia," pungkas Anggota DRP RI Komisi VI tersebut.

2 dari 2 Halaman

Sementara itu, melalui pernyataan tertulis, Kemenpora menyatakan dukungan sepenuhnya untuk penyelenggaraan MotoGP Mandalika, di Nusa Tenggara Barat, tahun depan. Hanya saja, Kemenpora tidak ingin melampaui kewenangan terkait persiapan ajang balap motor paling bergengsi itu.

"Kemenpora harus menjelaskan lagi kepada masyarakat umum, bahwa leading sektor persiapan dan penyelenggaraan MotoGP 2021 di Mandalika adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sehingga Kemenpora tidak ingin melampaui (apa) yang menjadi kewenangan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," begitu pernyataan tertulis Kemenpora.

Kemenpora juga menegaskan bahwa mereka membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin berpartisipasi dan membentuk tim balap untuk MotoGP Mandalika.

"Namun demikian, sepenuhnya harus berkoordinasi dengan pihak IMI selaku induk organisasi cabang olahraga bermotor baik mobil maupun sepeda motor di Indonesia."

Sumber: Antara

BERI KOMENTAR