HOME » BERITA » JADI SOPIR TEMBAK DI ISTANA, SANDIAGA UNO: TAK BOLEH UGAL-UGALAN

Jadi Sopir Tembak di Istana, Sandiaga Uno: Tak Boleh Ugal-ugalan

Potret Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat menjadi sopir tembak di Istana Merdeka, mencuri perhatian. Dia tampak menjadi sopir tiga menteri lain.

Jum'at, 18 Juni 2021 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Jadi Sopir Tembak di Istana, Sandiaga Uno: Tak Boleh Ugal-ugalan
Sandiaga Uno saat menyetir buggy car (Instagram/Nadiem Makarim)

OTOSIA.COM - Aksi Menparekraf Sandiaga Uno mencuri perhatian saat rapat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (16/6/2021). Sandi tampak menjadi sopir tembak untuk menteri-menteri lain usai rapat.

Menurut Sandi, peristiwa tersebut terjadi sesaat dirinya bersama sejumlah menteri lainnya selesai menggelar rapat di area Istana Kepresidenan. Sandi menyebut, lantaran mobil buggy golf yang tersedia saat itu hanya satu, Sandi pun berinisiatif menjadi sopir tembak.

"Tadi kita abis rapat internal dengan Presiden, kami berempat mendapatkan kendaraan yang akan membawa kita hanya satu. Jadi saya minta izin Paspampres karena kita berempat, saya saja yang membawa," ujar Sandi dikutip, Kamis (17/6/2021).

1 dari 2 Halaman

Sandi menyebut meminta izin kepada Pasukan Pengamanan Kepresidenan (Paspampres) untuk mengendarai buggy golf lantaran enggan terlambat untuk menghadiri acar berikutnya.

Saat diizinkan oleh Paspampres, Sandi kemudian mengajak tiga menteri lainnya, yakni Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

2 dari 2 Halaman

Sandi mengaku menjadi sopir bagi ketiga menteri tersebut. "Pak Airlangga duduk di depan, dan Pak Menkes dan Pak Nadiem duduk di belakang, dan saya jadi sopir tembak," kata dia.

Momen langka tersebut pun tidak disia-siakan mereka untuk berfoto bersama. Nadiem Makarim yang berada di kursi paling belakang mengambil ponselnya dan meminta ketiga menteri untuk mengangkat tangan mereka. Momen itu juga sempat diabadikan oleh Sekretaris Wapres Oemar.

"Tentunya kesempatan kapan lagi, nyetirin Menko dan dua menteri yang super penting posisinya. Jadi kita nyetirnya enggak boleh ugal-ugalan, patuhi kecepatan berkendara sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas," kata Sandiaga Uno.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com

 

BERI KOMENTAR