HOME » BERITA » JADI TONTONAN, POLISI SETRUM SEORANG LAKI-LAKI PAKAI TASER DI TENGAH JALAN RAYA

Jadi Tontonan, Polisi Setrum Seorang Laki-Laki Pakai Taser di Tengah Jalan Raya

Insiden di Esplanade Drive, Singapura jadi sorotan. Pada insiden yang viral itu, polisi melepaskan tembakan menggunakna taser kepada target karena dinilai target tidak kooperatif.

Sabtu, 22 Agustus 2020 20:15 Editor : Dini Arining Tyas
Jadi Tontonan, Polisi Setrum Seorang Laki-Laki Pakai Taser di Tengah Jalan Raya
Insiden di Esplanade Drive (World of Buzz)

OTOSIA.COM - Setiap sikap polisi yang dianggap terlalu keras, mengingatkan orang-orang akan insiden George Floyd. Hanya saja, tindakan tegas polisi biasa juga datang karena target tak kooperatif atau melawan.

Seperti yang terjadi di Esplanade Drive, Singapura, Jumat (21/8/2020) kemarin. Sebuah insiden di tengah jalan raya pun menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.

Dalam video yang beredar tampak 6 orang anggota polisi mengerumuni satu orang laki-laki. Mereka tampak adu mulut hingga polisi akhirnya menembakkan taser (alat setrum) ke lelaki berkemeja putih tersebut.

1 dari 3 Halaman

Dia pun tampak kelimpungan dan mencoba mendekat ke arah mobil Lexus hitam yang ada di dekat mereka. Tapi gagal dan polisi melepas tembakan taser tersebut.

Saat hendak diperiksa apakah kondisinya baik-baik saja, si laki-laki itu kembali melawan dan malah berlari ke arah persimpangan Esplanade Drive dan Fullerton sambil melepas bajunya. Polisi pun mengejarnya karena banyak kendaraan yang melintas.

Si laki-laki itu terus melawan petugas dan menolak diajak untuk menepi. Sampai akhirnya tembakan taser kedua dilakukan dan si laki-laki itu menyerah.

2 dari 3 Halaman

Dilansir dari Channel News Asia, polisi menjelaskan bahwa insiden itu bermula dari kecurigaan petugas. Laki-laki itu ditangkap karena perilaku tidak tertib, mencederai pegawai negeri dan dicurigai mengonsumsi obat-obatan terlarang.

"Petugas tidak ingin menggunakan kekerasan untuk menangkap target hingga melukainya. Tapi, dia tidak mudah diajak bekerja sama dan tidak kooperatif," jelas polisi.

3 dari 3 Halaman

BERI KOMENTAR