HOME » BERITA » JADI YANG TERKAYA, TAPI HARTA KENDARAAN SANDIAGA UNO KALAH DARI MA'RUF AMIN

Jadi yang Terkaya, Tapi Harta Kendaraan Sandiaga Uno Kalah dari Ma'ruf Amin

Masing-masing pasangan calon presiden dan calor wakil presiden sudan melaporkan harta kekayaannya sebagai syarat dalam Pilpres 2019. Sandiaga Uno Masih menjadi yang terkaya, meskipun harta mobilya lebin sedikit ketimbang Ma'ruf Amin, Prabowo, dan Joko Widodo.

Sabtu, 13 April 2019 16:15 Editor : Dini Arining Tyas
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno (Liputan6.com/Herman Zakaria)

OTOSIA.COM - Sebagai salah satu syarat dalam Pemilihan Presiden 2019, para calon presiden dan calon wakil presiden wajib melaporkan harta kekayaannya. Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN) yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu menunjukkan bahwa calon wakil presiden Sandiaga Uno masih menjadi yang terkaya.

Tapi rupanya, harta bergerak Sandi, berupa alat transportasi dan mesin tak lebih tinggi dari calon wakil presiden Ma'ruf Amin. Dikutip dari Liputan6.com, total harta kekayaan Sandiaga Uno mencapai Rp 5.099.960.524.965 (lima triliunan).

Total harta kekayaan berupa alat transportasi dan mesin milik Sandiaga Uno hanya Rp 325.000.000 (325 juta). Sedangkan harta bergerak Ma'ruf Amin berupa alat transportasi dan mesin mencapai Rp 1.627.900.000 (1,6 miliaran), dari total kekayaannya sebesar Rp 11.645.550.894 (11,6 miliaran).

Menariknya lagi, meski Sandi memegang posisi pertama untuk kekayaan secara keseluruhan, harta bergerak alat transportasi dan mesinnya paling sedikit. Calon presiden Joko Widodo dan Prabowo pun masih lebih tinggi dari Sandi.

Sedangkan harta bergerak alat transportasi paling tinggi dipegang Ma'ruf. Nilai harga bergerak alat transportasi dan mesin milik Prabowo mencapai Rp 1.432.500.000 (1,4 miliarann) dari total kekayaannya Rp 1.952.013.493.659 (1,9 triliunan).

Sementara si petahana, Jokowi memiliki nilai harta bergerak alat transportasi dan mesin sebesar Rp 1.083.500.000 (1 miliaran) dari total kekayaannya senilai Rp 50.248.349.788 (50 miliaran).

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR