HOME » BERITA » POLISI AKAN BERIKAN SANKSI BAGI PELANGGAR PSBB DI DKI JAKARTA

Polisi Akan Berikan Sanksi Bagi Pelanggar PSBB di DKI Jakarta

Polisi kini tengah menyiapkan penindakan untuk siapapun yang melanggar PSBB di Jakarta.

Kamis, 09 April 2020 08:30 Editor : Dini Arining Tyas
Polisi Akan Berikan Sanksi Bagi Pelanggar PSBB di DKI Jakarta
Sejumlah warga melakukan jaga jarak aman saat pandemi virus corona (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB akan mulai dilakukan pada Jumat, 10 April 2020 di DKI Jakarta. Ada beberapa aktivitas yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama PSBB berlaku, untuk menekan penularan virus Corona (COVID-19).

Semua warga harus tertib mengikuti aturan kebijakan tersebut. Melansir Merdeka.com, Polda Metro Jaya kini tengah menggodok sanksi bagi siapa pun yang melanggar PSBB di Jakarta.

Dalam pembahasan yang dilakukan oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, semua hal terkait Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB pun dibahas. Termasuk soal penegakan hukum.

"Semuanya yang ada di peraturan itu dibahas, apa yang harus dilakukan di lapangan nanti, ini yang harus kita bahas bersama-sama. Nanti tunggu aja selama dua hari," kata dia saat dihubungi, Rabu (8/4/2020).

1 dari 2 Halaman

Di samping menyusun aturan itu, Yusri menerangkan, pihaknya bersama dengan TNI dan Pemerintah Daerah memiliki kewajiban untuk mensosialisasikan perihal PSBB ini.

"Soalnya hari Jumat sudah mulai diberlakukan," ujar dia.

Menurut Yusri, hal-hal yang tertuang diaturan PSBB sebenarnya sudah dijalankan sejak tiga pekan lalu. Saat itu, Polda Metro melakukan patroli bersama dengan TNI dan Pemerintah Daerah untuk mengimbau masyarakat melakukan physical distancing.

2 dari 2 Halaman

"Pegangan kita waktu itu maklumat Kapolri. Secara garis besar meminta masyarakat sebaiknya tidak usah berkumpul, atau membuat kegiatan yang mengundang masyarakat ramai-ramai," ujar dia.

"Dengan adanya aturan ini diharapkan nanti ada ketegasan, agar hukum tertinggi bisa kita gunakan biar masyarakat sadar nanti. Kita harus bertindak tegas. Ini yang mesti kita kampanyekan lagi," tandas dia.

BERI KOMENTAR