HOME » BERITA » JANGAN MALAS GANTI OLI MOTOR JIKA TAK MAU JADI BEGINI

Jangan Malas Ganti Oli Motor Jika Tak Mau Jadi Begini

Cara merawat motor sebenarnya cukup mudah. Hanya butuh ketelatenan pemilik, untuk tak melewatkan perawatan rutin seperti servis dan ganti oli berkala.

Selasa, 05 Maret 2019 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi periksa oli motor (Youtube)

OTOSIA.COM - Memiliki kendaraan bukan hanya mau mengendarai saja, tapi juga merawatnya. Apalagi jika kendaraan itu menjadi tunggangan andalan untuk sehari-hari, misalnya sepeda motor.

Perawatan berkala wajib dilakukan, jangan sampai kelewatan. Selain servis rutin, pemilik roda dua juga harus mengganti oli atau pelumas secara berkala, atau tepatnya ketika sudah 1.500 sampai 4.000 kilometer.

Sebab, jika terlambat mengganti oli dengan melebihi batas jarak tempuh, maka ada efek buruk untuk sepeda motor.

Tak jarang, sepeda motor akan mengalami kerusakan komponen dalam yang lebih parah, bahkan bisa menyebabkan motor harus turun mesin. Biaya service yang harus dikeluarkan tentu saja akan jauh lebih mahal.

Selain itu, oli mesin yang sudah menurun kualitasnya akan membuat performa sepeda mtoor menurun. Seperti penurunan tenaga dan tarikannya yang mulai kendor.

Konsumsi bahan bakar akan semakin boros, dan tentu saja ini kerugian besar karena konsumsi bahan bakar yang besar, tidak diimbangi dengan performa kendaraan yang maksimal.

Selain itu, mesin sepeda motor akan mudah panas, dan berisiko mengalami ceket atau kondisi piston yang terjebak dalam cylinder comp.

Jika dihitung-hitung, sebenarnya terlambat mengganti oli mesin justru malah merugikan pemilik, bahkan kerugian yang ditimbulkan dari kebiasaan buruk ini, bisa jauh lebih besar ketimbang harga oli mesin itu sendiri.

Makanya, tidak ada solusi lain yang dapat dilakukan pemilik sepeda motor, kecuali rutin mengganti oli sepeda motor sesuai anjuran pihak pabrik. Jangan lupa, gunakan oli mesin dengan kualitas tinggi.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR