HOME » BERITA » JANGAN MAU JUAL-BELI MOBIL BEKAS 'DALAM KARUNG', OLX AUTOS TAWARKAN TRANSAKSI YANG #GAMPANGNYAPASTI

Jangan Mau Jual-Beli Mobil Bekas 'dalam Karung', OLX Autos Tawarkan Transaksi yang #GampangnyaPasti

Bertransaksi atau berjual-beli mobil secara online memang bikin penasaran. Yuk simak cara bertransaksi mobil online yang menjanjikan.

Sabtu, 29 Mei 2021 07:15 Editor : Nurrohman Sidiq
Jangan Mau Jual-Beli Mobil Bekas 'dalam Karung', OLX Autos Tawarkan Transaksi yang #GampangnyaPasti
Ilustrasi Dealer OLX Autos (OLX Autos)

OTOSIA.COM - Serangan pandemi Corona (COVID-19) menimbulkan turbelensi ekonomi yang cukup kuat sejak tahun 2020 lalu di Indonesia. Tatkala situasi belum sepenuhnya pulih, OLX Autos menggalakkan campaign #GampangnyaPasti yang melayani jual-beli mobil bekas secara daring.

Bukan tanpa alasan, berdasarkan studi internal mereka bertajuk 'Individual Seller Segmentation', pandemi membuat sebagian orang membutuhkan dana sehingga melepas aset mereka, termasuk salah satunya mobil.

Sebanyak 39% pelanggan menjual mobil dengan alasan 'kebutuhan mendesak' untuk keperluan keluarga, dan 29% pelanggan menjual mobil karena ingin meng-upgrade atau memiliki mobil yang lebih baik dari sebelumnya.

Akan tetapi, proses penjualan mobil itu tidaklah semulus seperti yang penjual bayangkan. Sebanyak 36% penjual menyatakan bahwa memasarkan mobil butuh terlalu banyak waktu, sedangkan 57% penjual mengalami kendala ketika bernegosiasi, contohnya tidak mencapai kesepakatan atau kecocokan harga.

Di sisi lain 58% pembeli menyebutkan budget mereka terbatas dan 38% pembeli menjelaskan mereka belum bisa menemukan mobil yang sesuai dengan harapan.

Berangkat dari insight di atas, OLX Autos bergegas mewujudkannya dalam bentuk inovasi #GampangnyaPasti untuk menyampaikan pesan bahwa jual-beli mobil bekas itu sebenarnya sangat gampang.

"Dengan adanya #GampangnyaPasti, OLX Autos memberikan informasi bahwa OLX Autos membuat penjualan dan pembelian mobil menjadi lebih gampang. Ada pun, OLX Autos memiliki 100 lokasi inspection center di 9 kota besar di Indonesia yang siap melayani masyarakat dan OLX Autos juga memiliki dealer untuk Jual-Beli-Tukar Tambah serta beberapa Authorized Dealer yang tersebar di wilayah Jabodetabek," ungkap Sandy Maulana, Head of Brand OLX Indonesia, dikutip dari laman OLX, Kamis (22/4/2021).

OLX Autos sendiri berharap campaign tersebut akan menjadi solusi dan menjawab setiap kebutuhan masyarakat dalam bertransaksi, khususnya jual-beli mobil bekas.

"Selain itu campaign ini juga diluncurkan sebagai bentuk solusi dari keluhan pelanggan yang menginginkan kemudahan, kenyamanan serta yang masih kesulitan melakukan transaksi," lanjut Sandy.

Strategi OLX Autos memperkuat market mereka pun diwarnai berbagai tantangan. Pandemi COVID-19 membuat dinamika baru pada kondisi ekonomi masyarakat. Penelitian mereka bertajuk 'Consumer Research' menunjukkan bahwa terjadi penurunan 9% poin persentase jika dibandingkan kuartal IV 2020 terhadap intentions atau niat membeli mobil bekas.

Wajar, penciutan angkat tersebut tentu saja akibat pemberlakuan PPnBM 0% yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia per 1 Maret 2021 lalu.

Masyarakat yang masih bertahan atau tetap membeli mobil bekas antara lain karena 31% ingin mencari moda transportasi yang aman karena sudah beraktivitas secara normal, sedangkan 28% masyarakat memilih mobil bekas karena usianya yang terbilang baru, sentimen positif konsumen dan keadaan ekonomi yang mulai membaik.

Johny Widodo, CEO OLX Group Indonesia menjelaskan, pihaknya tetap optimis dan melihat potensi yang besar di dunia jual-beli mobil bekas.

"Sentimen positifnya itu sangat tinggi. Jadi ketika ada PPnBM bulan Maret lalu, kalau ditanya impact-nya ke kita pasti ada, tapi secara long run itu akan beneficial kepada mobil bekas juga. Karena semua orang yang beli mobil baru, kebanyakan mereka akan jual mobil. Mobil baru itu pun lama-lama juga akan menjadi mobil bekas juga," terang Johny dalam acara yang digelar Forum Wartawan Otomotif (Forwot), Kamis (27/5/2021).

Bahkan Johny menemukan adanya koreksi pasar yang positif dari transaksi mobil bekas belakangan ini, bila dibandingkan dengan situasi di awal pandemi yang lalu.

"Efeknya itu, ujung-ujungnya saat pandemi ini, transaksi itu membaik. Dari diler-diler pun sebelum pandemi misalnya jualnya 4 (unit mobil bekas) per minggu, waktu pandemi turun sampai satu lebih, belakangan kembali 2 sampai 3 lagi per minggu. It's recovering saya lihat," lanjut Johny.

Bak gayung bersambut, tren positif kencederungan konsumen untuk membeli mobil secara online sebenarnya sudah terdeteksi sejak bulan Agustus 2020 lalu. Hal itu sesuai dengan hasil survei pelanggan Google yang mendapati bahwa sebagian besar konsumen berkeinginan membeli mobil via online dan mayoritas mau membeli melalui website resmi produsen mobil.

Menurut Google, tahun 2019 silam hanya 4 persen orang yang mau melakukan pebelian mobil secara online. Angka tersebut kemudian melonjak drastis hingga 43 persen di tahun 2020.

"Mayoritas dari 43 persen orang yang pilih beli mobil lewat jalur online, 71 persen menyatakan tertarik untuk melakukan pembelian lewat website diler resmi. Di lain sisi, kecenderungan masyarakat dalam memperoleh informasi produk otomotif juga semakin tinggi. Singkatnya, saluran pembelian online semakin berperan penting dalam pengalaman konsumen," terang Yudistira Adi Nugroho, Industry Manager Google Indonesia dalam konferensi pers virtual IOOF, Jumat (14/8/2020).

1 dari 4 Halaman

Tujuan Utama Campaign #GampangnyaPasti

Ilustrasi jual-beli mobil (Gustavo Fring/@pexels)

Lahirnya campaign #GampangnyaPasti didasari oleh perlunya OLX Autos untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa melakukan jual-beli mobil bekas online sebenarnya tidaklah seribet yang mereka temukan, terlebih bila mereka memanfaatkan platform OLX Autos. Dalam satu diskusi virtual bersama Forwot, Johny Widodo mengungkapkan masyarakat perlu tahu dan tidak lagi takut bertransaksi via daring.

"Mencoba untuk mengedukasi publik. Memang saat ini kita melihat bahwa masih banyak orang-orang yang mungkin melihat transaksi mobil itu harus dilakukan secara offline. Padahal, kenyataannya adalah telah terjadi perubahan behavior dari konsumen. Jadi konsumen itu sekarang karena pandemi dan karena digitalisasi, makin males ketemu orang juga kan sebenarnya. Jadi kalau bisa diminalisir. Nah, jadi kita memang mencoba memberikan satu pengalaman yang bersifat omni-channel," ungkap Johny.

Kepercayaan masyarakat yang tipis ketika menjual atau membeli mobil online memang didasari oleh besarnya uang atau nilai sebuah mobil, sehingga mereka membutuhkan sebuah platform yang terpercaya yang bisa menjadi jembatan transaksi tanpa masalah.

"Kenapa kok industri e-commerce bisa bertransformasi dengan baiknya selama 10 tahun terakhir ini? Dari yang tidak ada yang berani beli apa-apa, sampai sekarang yah 10 persen orang udah berani belilah. Entah barangnya apa pun itu, nilainya berapa pun itu. Kenapa? Karena mereka sudah menciptakan satu eksosistem dimana saya menjadi platform, di tengah-tengah dan saya platform yang bisa dipercaya, di mana seorang yang mau beli barang duitnya saya tahan dulu. Barang you sudah sampek, sudah happy, bilang barang sudah sama, enggak ada masalah baru duitnya saya lepas. Kustomer tenang," tegasnya.

Johny bilang, selain persoalan manajemen uang pembayaran yang aman, ketika terjadi issue antara penjual dan pembeli, platform OLX Autos berperan sebagai penengah untuk menyelesaikan masalah.

"Begitu ada permasalahan, you langsung bilang kan, saya nggak mau selesain transaksinya, saya dispute saya complain, orang yang komplain itu punya, atau orang yang dikomplain itu punya kepercayaan terhadap penengah bahwa dia akan bersifat netral dan dia akan fair untuk menyelesaikan masalahnya. Jadi nggak usah takut. Itu alasan terbesar kenapa industri ini bisa berkembang dengan baik, selain dengan akeselerasi yang ada dengan proses digitalisasi dan juga dengan adanya pandemi," tandasnya.

Selain itu, pihaknya menekankan sebagai sebuah platform ingin memberikan jaminan yang diharapkan akan menumbuhkan kepercayaan konsumen.

"Konsumen juga merasa oh kalau beli mobil itu harus ada pain points-nya. Pain point-nya apa? Oh nanti habis beli mobil bekas, tahu-tahu rusak. Enggak ada garansinya, takut kenapa-kenapa. Jadi banyak kekhawatiran. Kita coba menjawab itu dengan cara misalnya beli mobil sama kita, enggak usah pusing," tuturnya lagi.

Lantas, apa yang membuat konsumen anti takut dan tidak was-was layaknya bertransaksi mobil bekas 'dalam karung' yang ribet dan penuh ketidakpastian?

2 dari 4 Halaman

Keuntungan untuk Pembeli

Ilustrasi penyerahan kunci mobil (negative space/pexels)

OLX Autos menawarkan transaksi #GampangnyaPasti dengan menyediakan Authorized Dealer dan Jual-Beli-Tukar Tambah (JBTT).

OLX Authorized dealer merupakan diler mobil bekas rekanan resmi OLX Autos yang bergaransi dan saat ini sudah ada di Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Bekasi. Diler tersebut mendapatkan pasokan mobil berkualitas dan fasilitas lain dari OLX Autos.

Sedangkan OLX Jual-Beli-Tukar Tambah (JBTT) merupakan store yang digunakan untuk membantu para pelanggan untuk menjual atau membeli. Ini merupakan alternatif baru bagi konsumen yang ingin melihat mobil bekasnya secara langsung.

Setiap mobil yang termasuk dalam layanan ini sudah lulus inspeksi dan tersertifikasi. Pelanggan akan mendapatkan garansi mesin 30 hari, garansi 7 hari uang kembali, home test drive dan free maintenance. Jadi pembeli diberikan jaminan ekstra dan tidak perlu khawatir ketika bertransaksi.

"Solusi end-to-end saat ini semakin dicari masyarakat. Pada pembelian mobil bekas, tidak jarang pelanggan akan bertanya bagaimana kondisi mobil setelah digunakan dalam periode waktu tertentu. Di OLX Autos, kami mengelola insight pelanggan dan mengubahnya menjadi tambahan manfaat layanan bagi para pelanggan? ungkap Agung Iskandar, Director of Classified and New Business OLX Indonesia.

Perihal banyaknya layanan tersebut juga dijawab oleh Johny Widodo.

"Jadi yang pertama itu kita ngasih jaminan mobil enggak pernah kena banjir (buat pembeli), enggak pernah kena tabrak. Yang kedua, kalau memang misalnya beli mobilnya 7 hari dan bermasalah dan lain-lain, bisa dikembalikan kepada kita. Ketiga garansi mesin itu selama 30 hari. Jadi kalau ada masalah dan lain-lain, itu akan diperbaiki oleh kita. Trus kita juga memberikan free maintenance dengan bekerja sama dengan Shop&Drive serta otoklix," ujar Johny.

Ia menegaskan juga bahwa semua mobil yang ditawarkan oleh OLX Autos bersifat transparan dan dilaporkan sebagaimana mestinya. Itulah mengapa konsumen tidak perlu takut membeli mobil 'dalam karung'.

"Salah satu benefit beli mobil sama kita itu transparan. Jadi sekali lihat, You langsung dikasih tahu gitu oh ya sudah laporan inspection ini. Kita bisa lihat, kalau memang ada luka ya kita ngomong. Kita memang melakukan perbaikan (refurbishment), tapi minimum. Enggak sampai overhaul dan segala macem. Pastinya you get what you buy and what you pay," tegasnya.

Dalam kerjasama OLX Autos dengan beberapa penyedia layanan, konsumen bisa mendapatkan maslahat lebih. Contohnya saja Otoklix yang menawarkan servis untuk 100 bengkel OLX Autos di wilayah Jabodetabek. Konsumen bisa memperoleh 1 kali service gratis dan 4 kali ganti oli yang berlaku 1,5 tahun atau jarak tempuh 30.000 km.

Sedangkan keuntungan dari Shop&Drive, konsumen berpeluang mendapatkan kartu yang dapat digunakan di lebih dari 370 jaringan outlet Shop&Drive. Kartu tersebut bisa dipakai untuk mendapatkan perawatan berkala mulai dari 1000 km/1 bulan, 10.000 km/6 bulan, 20.000 km/12 bulan dan 30.000 km/18 bulan, atau hemat sampai Rp 1.394.000. 

3 dari 4 Halaman

Keuntungan untuk Penjual

Ilustrasi transaksi dealer mobil (hubspot.com)

OLX Autos memungkinkan pelanggan untuk menjual mobil mereka secara instan ke lebih dari 2.000 partner. Melalui platform ini, penjual bisa mendapatkan layanan inspeksi di lebih dari 100 lokasi yang tersebar di 7 kota, antara lain Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali dan Medan.

Mengutip dari laman OLX, ada tiga langkah menjual mobil yang menguntungkan:

1. Dalam proses menjual mobil, penjual tidak akan ditarik biaya untuk menghitung perkiraan harga jual.

2. Inspeksi pun bisa dijadwalkan dan tidak perlu biaya tambahan dan bisa memilih lokasi sesuai yang dimau. Bahkan tersedia layanan Home Inspection untuk pengecekan di rumah, sehingga pelanggan tidak perlu datang ke inspection center milik OLX Autos.

3. Penjual tidak perlu ribet mengurus pemasaran dan akan menerima pembayaran secara instan. Setelah inspeksi selesai, penjual akan mendapatkan penawaran akhir. Bila penjual menyetujui harga yang ditawarkan, mobil akan langsung dipublikasikan. Ketika harga sudah deal, uang akan dikirimkan ke rekening penjual.

Selain itu, penjual mobil yang memiliki diler dapat bergabung dalam OLX Authorized Dealer. Pemilik diler tidak perlu lagi bingung soal pemasaran dan mendapatkan pasokan mobil berkualitas bagus. Bonus plus-plus yang ditawarkan dari pembelian melalui Authorized Dealer tentunya akan memberikan daya tarik tersendiri bagi pembeli sehingga benefit lebih cepat didapat oleh penjual.

"Dengan bergabung menjadi OLX Autos Authorized Dealer maka pemilik dealer mobil bekas akan menikmati fasilitas berupa sertifikat hasil inspeksi kondisi mobil sebagai salah satu alat untuk meyakinkan calon pembeli akan kondisi aktual mobil bekas yang akan mereka beli," terang Johnny.

Ia kemudian merinci tentang fasilitas Listing Management, Leads Management, dan Inventory Management.

Bagi yang kurang familiar dengan digital marketing, OLX Autos akan memberikan bantuan dengan layanan Listing Management, yaitu layanan pembuatan, pemasangan, dan pengelolaan iklan baris di platform OLX.co.id yang dilakukan sepenuhnya oleh tim ahli dari OLX Autos.

Leads Management sendiri adalah layanan mengelola prospek pembeli mobil yang masuk melalui iklan, dimana tim OLX Autos akan membantu menindaklanjuti setiap prospect buyer sampai membawa calon pembeli tersebut ke pihak dealers.

Kemudian, layanan Inventory Management akan membantu dealer mobil bekas memacu penjualan dengan membantu mengelola inventory dan memberikan rekomendasi harga jual. Seluruh fasilitas bertujuan untuk OLX Autos Authorized Dealer berbisnis mobil bekas dengan lebih produktif dan menangkap peluang-peluang yang ada.

4 dari 4 Halaman

Refleksi Layanan Transaksi Mobil Bekas Online

Proses inspeksi kendaraan OLX Autos (OLX Autos)

Sebagai refleksi soal perlunya layanan transaksi online yang komplet dan ramah untuk konsumen, Otosia.com lantas melakukan wawancara singkat kepada Nadia Adibie, Content Manager Famous Allstars, salah satu platform digital yang cukup ternama di Indonesia.

Nadia baru saja meminang sebuah mobil setelah sebelumnya berjibaku berburu lewat e-commerce. Kami pun melontarkan pertanyaan yang mengacu pada berbagai layanan yang ditawarkan oleh OLX Autos #GampangnyaPasti. Selama mencari mobil bekas ia mengaku sangat tertolong dengan adanya e-commerce.

"Besar banget (peran e-commerce). Langkah awal cari mobilnya pastinya di e-commerce, terutama saat masih clueless, karena meski research-nya itu di Google atau review YouTube, nyocokin budget, dan kebutuhan yang ada dalam mobil itu jelas didapetnya di e-commerce," tutur Nadia.

Ditanya soal apa saja kelemahan marketplace yang ada saat ini, ia merinci soal transparasi.

"Foto-foto yang masih banyak burem, deskripsi yang enggak lengkap, ketidaksesuaian lokasi di e-commerce sama yang sebenarnya, enggak adanya skema seandainya pengen nyicil, dan jarang penjual yang nunjukin bopeng atau kelemahan mobil," tambah Nadia.

Sebagai orang yang banyak berkecimpung dalam dunia digital, ia pun merasa sangat ingin bertransaksi atau membeli mobil secara online. Baginya membeli mobil secara online lebih efisien, meski tetap harus mengecek langsung karena nominalnya yang besar.

"Besar banget (keinginan beli mobil) kalau dapet mobil yang benar-benar cocok dan seller yang oke. Tapi karena cost-nya besar, pastinya tetep harus liat langsung sih dan kalo second pastinya pengen dicek dulu ke dealer resmi tentang kondisinya gimana," tuturnya.

Untuk itu, ia menyebut seharusnya marketplace zaman sekarang memiliki banyak fitur yang memadai bagi konsumennya.

"Yang clear menjelaskan, fair tentang kelemahan dan kelebihan mobilnya, foto-fotonya jelas dan menarik, punya layanan kurasi mobil sehingga lebih percaya waktu research, ada layanan cek langsung dan test drive-nya," tukasnya tegas.

Ketika ditanya soal garansi pembelian yang sangat memudahkan dan menguntungkan konsumen seperti yang ditawarkan dalam campaign #GampangnyaPasti, Nadia lebih lanjut merasa yakin dan mau bertransaksi via online, sembari memberikan saran agar konsumen lebih percaya diri.

"Enggak ragu sama sekali sih. Memang bener, beli mobil dalam opiniku tetap harus bisa ada fitur ngecek langsung. Bener tuh pengecekannya mungkin yang lebih dimudahkan dengan datang ke rumah pembeli atau pilihan lainnya," tutup Nadia.

BERI KOMENTAR