HOME » BERITA » JANGAN REMEHKAN HIGHWAY HYPNOSIS KETIKA NYETIR LEWAT JALAN TOL

Jangan Remehkan Highway Hypnosis Ketika Nyetir Lewat Jalan Tol

Tanda-tanda orang yang sudah terbius dengan situasi di jalan tol disebut dengan highway hypnosis.

Senin, 03 Januari 2022 13:15 Editor : Nurrohman Sidiq
Jangan Remehkan Highway Hypnosis Ketika Nyetir Lewat Jalan Tol
Arus lalu lintas di Tol Cipali (Liputan6.com/Herman Zakharia)

OTOSIA.COM - Menyetir dalam waktu lama memang memiliki risiko tinggi, apalagi bila melewati jalan tol. Karena lajurnya yang lurus dan minim hambatan, banyak pengendara kebut-kebutan dan terlena dengan keadaan. Makanya, kecelakaan seringkali tak bisa dielakkan.

Tanda-tanda orang yang sudah terbius dengan situasi di jalan tol disebut dengan highway hypnosis.

Gejala ini sebenarnya terjadi bukan karena saking menikmati perjalanan, tapi justru akibat menyetir dengan durasi terlalu lama saat di jalan tol.

1 dari 4 Halaman

Saking lamanya, muncullah rasa bosan dan diikuti dengan lelah. Di situlah hal buruk sangat mungkin terjadi sehingga pengendara harus sadar keadaan tubuhnya dan waspada dengan sekitarnya.

Menurut Wuling Motors Indonesia, highway hypnosis berpotensi menurunkan konsentrasi ketika berkendara dan tidak jarang meningkatkan peluang terjadinya kecelakaan, terutama di bahu jalan.

Rasa lelah yang ditimbulkan seringkali sulit dikontrol dan perlu segera mendapat penanganan.

2 dari 4 Halaman

Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa dikerjakan agar highway hypnosis tidak lekas menyerang.

Pertama, bisa dengan mencari hiburan contohnya mendengarkan lagu, begitu Wuling menambahkan, disitat Senin (3/1/2022) dari akun Instagram @wulingmotorsid.

Bila menemukan rest area, segera istirahatkan tubuh dan keluar dari kendaraan untuk melepas rasa bosan.

3 dari 4 Halaman

Kemudian cek-cek lagi kondisi pengemudi, masihkah fit atau butuh tambahan istirahat untuk menempuh perjalanan selanjutnya.

Jangan lupa pastikan pengemudi tidak mengalami efek tunnel vision di mana seseorang hanya fokus pada satu titik saja.

Bila diperlukan, ubah posisi tempat duduk setiap beberapa menit sekali agar tubuh tidak kaku.

4 dari 4 Halaman

BERI KOMENTAR