HOME » BERITA » JANGAN SALAH YA, OLI TETAP BENING SETELAH PEMAKAIAN PATUT DICURIGAI

Jangan Salah Ya, Oli Tetap Bening Setelah Pemakaian Patut Dicurigai

Sabtu, 09 Juni 2018 18:45

Jangan Salah Ya, Oli Tetap Bening Setelah Pemakaian Patut Dicurigai
ilustrasi/istimewa
Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Perhatikan warna oli bekas kendaraanmu saat mengganti oli. Jika warna oli tetap bening, kamu perlu mencurigainya. Sebab hal itu justru menjadi pertanda yang tak baik.

"Saat oli digunakan, dan tetap bening padahal mesin bekerja beberapa kilometer, artinya oli bekerja atau tidak? Ya jelas tidaklah, karena fungsi oli melumasi," jelas Ivan Rastianto, Marketing Manager Evalube.

Menurut Ivan, fungsi oli itu untuk mendinginkan. Pasalnya, gesekan mesin pasti meyebabkan panas dan jika oli yang melapisinya bagus, gesekan pasti dingin.

"Fungsi oli melindungi, sudah pasti dan juga membersihkan," tambahnya.

Saat terjadi pembakaran, pasti menimbulkan sisa karbon, dan bakal menjadi kerak. Nah, fungsi oli tersebut, adalah untuk membersihkan. Jadi, jika saat mengganti oli terlihat cokelat atau item, berarti kerak sisa hasil pembakaran terbawa semua.

"Tapi kalau oli setelah dipakai bening, berarti fungsi membersihkan oli tidak baik. Berarti, tidak bagus juga efeknya untuk kendaraan," tandasnya.

Sumber: Liputan6.com

 (kpl/tys)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2018-6-11
detail

BERITA POPULER