HOME » BERITA » JANGAN SEMBARANGAN GANTI FOG LAMP, BISA PICU KEBAKARAN

Jangan Sembarangan Ganti Fog Lamp, Bisa Picu Kebakaran

Fog lamp atau lampu menjadi fitur yang tak boleh ketinggalan untuk mobil-mobil modern. Hampir semua mobil kini sudah dibekali fog lamp.

Selasa, 12 Februari 2019 17:45 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi fog lamp (atlantichonda.com)

OTOSIA.COM - Fog lamp atau lampu menjadi fitur yang tak boleh ketinggalan untuk mobil-mobil modern. Hampir semua mobil kini sudah dibekali fog lamp.

Tapi fog lamp standara itu dinilai kurang cukup keren. Makanya sekarang ada tren untuk memodifikasi fog lamp, seperti mengganti bohlamnya.

Jika mengganti bohlam fog lamp, perlu diketahui bahwa wattnya tak boleh berlebihan. Sebab hal itu bisa memicu kebakaran mobil lho.

"Modifikasi lampu kabut harus sesuai Watt, dan jangan yang lebih besar karena sering ada kebakaran karena ganti bohlam yang lebih besar," Dealer Technical Support Department Head PT Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi kepada Liputan6.com.

Didi melanjutkan, jika memang ingin mengganti bohlam fog lamp, lebih baik sesuai dengan rekomendasi atau sesuai standar pabrikan.

"Biasanya di kabelnya ada rekomendasi watt lampunya, atau bisa diganti sesuai dengan OEM, sebesar 18 atau 19 watt," tegasnya.

Watt bohlam yang besar bisa membuat kabel cepat panas. Lalu hal itu bisa menjadi salah satu penyebab kebakaran mobil.

Selain besaran watt, lampu bohlam juga tetap harus berwarna kuning, bukan diganti menjadi putih. Sebab, jika diganti malah membuat sinar lampu tak bisa menembus kabut atau hujan, bahkan bisa membahayakan.

"Banyak juga yang ganti bohlamnya. Namanya fog lamp, sinarnya itu rada kuning bukan putih. HID dan yang lainnya, jika hujan malah tak terlihat," tandasnya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR