HOME » BERITA » JANUARI-AGUSTUS AHASS JAKARTA-TANGERANG SERVIS 3,8 JUTA MOTOR

Januari-Agustus AHASS Jakarta-Tangerang Servis 3,8 Juta Motor

Kamis, 12 Oktober 2017 21:15

Januari-Agustus AHASS Jakarta-Tangerang Servis 3,8 Juta Motor
Foto: Istimewa
Editor : Fitradian Dhimas | Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Bengkel resmi agen pemegang merek masih menjadi favorit pemilik kendaraan untuk melakukan perawatan dan perbaikan. Fasilitas yang lengkap menjadi salah satu nilai lebih bagi konsumen. Tak heran jika sepanjang tahun bengkel resmi kedatangan jutaan pelanggan yang melakukan servis.

Salah satu bengkel yang didatangi jutaan pelanggan adalah AHASS milik PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) main dealer sepeda motor Honda Jakarta dan Tangerang. Technical Service Function (TSF) WMS mencatat, sepanjang Januari hingga Agustus, konsumen yang melakukan perawatan dan perbaikan di bengkel resmi AHASS mencapai 3.800.000 unit.

Jumlah tersebut berasal dari data 350 AHASS yang berada diwilayah Jakarta dan Tangerang. “Seluruh pelaku layanan di AHASS, rutin kami berikan pelatihan terbarudan standar layanan operasional untuk konsumen,” ujar Head of Technical Service Function Wahana, Taufiqurrohman.

Seluruh sumberdaya AHASS diakui Taufiqurrohman memiliki tanggung jawab besar menjaga kepuasan konsumen. Ditambahkannya, personel mekanik AHASS menjadi satu fokus yang hingga saat ini mendapatkan pengawasan serta pelatihan rutin dan ketat.

Terdata, dari 350 AHASS yang beroperasi di Jakarta Tangerang,miliki 2.100 mekanik yang setiap hari rutin lakukan perawatan dan perbaikan sepeda motor konsumen. Pelatihan dalam rangka meningkatkan kemampuan mekanik tidak hanya berlangsung di Training Center Wahana yang berlokasi di Jatake, Tangerang. Namun banyaknya jumlah sepeda motor konsumen yang masuk setiap harinya, membuat kegiatan pelatihan harus dilakukan dengan membuat jadwal yang tepat.

“Selain training yang dilakukan langsung di Training Center Wahana, mobile training menjadi cara ampuh untuk menambah pengetahuan mekanik, berdiskusi sekaligus pengawasan terhadap standar kerja mekanik di setiap AHASS,” tambah Taufiqurrohman.

Tidak hanya sekadar pelatihan, mobile training juga diisi dengan diskusi terkait permasalahan yang biasa muncul pada kegiatan layanan terhadap sepeda motor konsumen.
Mobile Training, selain dengan pelatihan dan diskusi seputar masalah teknis, pada kesempatani ni juga dijadikan ajang pengawasan terhadap layanan dan kemampuan mekanik disetiap AHASS.

“Jadi sekaligus pelatihan, pada kesempatan ini tim instruktur juga mengawasi terkait pelayanan yang dilakukan sehingga jika ada tindakan diluar prosedur dapat di selesaikan dengan cepat dan tepat, “ pungkas Taufiqurohhman.

 (kpl/nzr/fdk)







Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-12-14
detail

BERITA POPULER