HOME » BERITA » JARANG DIGUNAKAN, BEGINI CARA MERAWAT STANDAR TENGAH

Jarang Digunakan, Begini Cara Merawat Standar Tengah

Dibanding standar samping, standar tengah atau main stand kerap jarang digunakan. Meski demikian main stand perlu perawatan agar tidak seret atau korosi.

Senin, 22 Maret 2021 13:15 Editor : Nazarudin Ray
Jarang Digunakan, Begini Cara Merawat Standar Tengah
Perawatan standar tengah (DAM)

OTOSIA.COM - Standar tengah atau main stand barangkali kurang menjadi perhatian pemilik motor. Bahkan mungkin jarang digunakan, kecuali saat mencuci sepeda motor. Dalam keseharian, pemilik motor lebih banyak menggunakan standar samping atau side stand untuk parkir karena lebih simpel.

Namun perlu diketahui, pada beberapa jenis motor, bagian side stand sudah dilengkapi dengan fitur keamanan yang diberi nama Side Stand Switch. Fitur ini hadir untuk memberikan keamanan bagi pengendara jika lupa mengembalikan side stand ke posisi yang sebenarnya pada saat sepeda motor dalam keadaan menyala.

"Semua jenis motor matic Honda saat ini sudah dilengkapi fitur Side Stand Switch. Hal ini akan memberikan rasa aman dan meminimalisir adanya potensi kecelakaan saat motor matic dengan mesin hidup tapi hanya ditopang dengan standar samping. Karena pada posisi ini ban belakang masih menapak ke jalan sehingga akan sangat berbahaya jikalau ada yang memainkan handle gas," terang Ade Rohman, Sub Departement Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora.

1 dari 3 Halaman

Sebaiknya main stand sering digunakan agar tidak macet

Menurut Ade Rohman, main stand menjadi salah satu bagian komponen yang sangat penting karena berfungsi untuk menopang keseluruhan beban kendaraan secara seimbang dalam kondisi roda belakang terangkat.

"Namun jika ada endapan kotoran dan cipratan air hujan dapat menyebabkan standar tengah bermasalah atau macet tidak bisa digunakan," ujarnya.

Jika main stand tidak berfungsi dengan baik, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh pemiliknya. Misalnya menggunakan main stand setiap hari, hal ini akan menghilangkan adanya potensi karat yang menempel antara shaft dengan pipa main stand.

"Sehingga dalam jangka panjang, main stand tersebut akan selalu berfungsi dengan baik dan meminimalisir mengalami kemacetan akibat adanya karat di antara shaft dengan main stand," kata Ade.

2 dari 3 Halaman

Selanjutnya lumasi shaft main stand secara berkala. Ini sangat penting dilakukan untuk mencegah timbulnya karat antara shaft dengan pipa main stand.

Pelumasan yang baik dilakukan dengan cara memposisikan sepeda motor pada side stand switch, lumasi shaft main stand dari arah sebelah kanan, dan pelumas bisa menggunakan cairan penetran atau chainlube yang mempunyai kadar pelumasan baik.

3 dari 3 Halaman

 

Standar samping kini dilengkapi fitur Side Stand Switch

Lakukan secara berkala setiap satu bulan atau sehabis di cuci ataupun sehabis melewati jalanan yang terkena air hujan dan banjir.

Perlu diketahui, saat ini main stand dilangkapi dengan fitur pemisahan pergerakan antara shaft dengan main stand. Hal ini mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan dengan generasi terdahulu, diantaranya main stand bisa menopang kendaraan dengan sempurna., dan terdapat pemisahan pergerakan antara shaft dengan main stand.

Lalu ada Indikasi kemacetan apabila sudah mulai muncul karat di dalam pipa main stand, pengguna sepeda motor dapat mengetahui secara dini apabila ada indikasi kerusakan, dan terakhir tidak muncul karat didalam pipa main stand dengan perawatan yang tepat dengan adanya indikasi dari kelancaran pergerakan main stand.

BERI KOMENTAR