HOME » BERITA » JAS HUJAN TETAP AWET DENGAN CARA INI

Jas Hujan Tetap Awet Dengan Cara Ini

Jas hujan menjadi atribut wajib bagi pemotor saat hujan. Tapi hindari perawatan yang salah supaya benda ini tetap awet.

Sabtu, 24 Februari 2018 20:30 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi : nationalmcmuseum.org

OTOSIA.COM - Atribut wajib pengendara sepeda motor ketika musim penghujan tiba adalah jas hujan. Meskipun hanya dipakai saat hujan turun, senjata ini perlu dirawat supaya awet dan tidak berbau.

Sayangnya, tidak sedikit pengendara yang memberi perhatian lebih pada aksesori yang satu ini. Hal ini mengakibatkan jas hujan cepat rusak atau dan berbau tidak sedap.

Untuk menghindari hal tersebut, jangan menyimpan jas hujan di bagasi motor. Meskipun praktis, bagasi motor tidak memiliki saran untuk mengeringkan jas hujan yang basah. Akibatnya, jas hujan akan lembab dan berbau tidak sedap.

Selain itu, jas hujan akan berpotensi ditumbuhi jamu. Hal ini disebabkan oleh bagasi yang tertutup dan suhunya bergantung pada panas mesin sepeda motor.

Paparan matahari langsung juga dapat merusak jas hujan. Setelah terkena hujan, sebaiknya benda ini dijemur di tempat yang teduh dan terbuka. Secara perlahan, air akan mentes dibantu dengan angin yang lewat.

Panas matahari dapat merusak membuat bahan jas hujan menjadi kaku sehingga berpotensi bocor saat terlipat. Kamu juga bisa mengeringkan jas hujan dengan menggunakan lap kering yang bersih dan dibantu dengan kipas angin.

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR