HOME » BERITA » JEEP RUBICON MOBIL DINAS BUPATI KARANGANYAR NYARIS RP2 MILIAR

Jeep Rubicon Mobil Dinas Bupati Karanganyar Nyaris Rp2 Miliar

Kabupaten Karanganyar menganggarkan Rp2 miliaran untuk membeli mobil dinas baru bagi bupati yang harganya nyaris menyentuh Rp2 miliar.

Kamis, 05 Desember 2019 15:45 Editor : Cornelius Candra
Jeep Rubicon Mobil Dinas Bupati Karanganyar Nyaris Rp2 Miliar
Jeep Wrangler Rubicon 2019 (Jeep)

OTOSIA.COM - Bupati Karanganyar, Juliyatmono, akan mendapat mobil dinas baru. Tak tanggung-tanggung, mengutip dari Merdeka.com, anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp2,1 miliar untuk membeli Jeep Wrangler Rubicon seharga Rp1,989 miliar.

Kepastian pembelian mobil mewah tersebut diperoleh setelah Pemkab Karanganyar menyelesaikan lelang beberapa hari lalu. Plt Kepala Badan Keuangan (BKD) Kabupaten Karanganyar, Narimo, membenarkan pembelian tersebut. Menurutnya, pembelian sudah direncanakan sejak tahun lalu namun lelang terus mengalami kegagalan.

"Lelang sudah kita lakukan sejak 2018 tapi gagal. Tahun 2019 juga kita lelang beberapa kali juga gagal. Baru sekarang ini ada yang menang lelang," ujar Narimo Rabu (4/12).

Narimo mengatakan, Rubicon dipilih karena kondisi geografis Kabupaten Karanganyar yang merupakan gunung dan perbukitan.

"Karanganyar itu kan letaknya di lereng Gunung Lawu. banyak lokasi yang harus ditempuh lewat tanjakan dan turunan tajam," kilahnya.

1 dari 1 Halaman

Tiba Akhir Desember 2019

Jeep Rubicon Mobil Dinas Bupati Karanganyar Nyaris Rp2 MiliarTiba Akhir Desember 2019

Narimo menambahkan, mobil Rubicon paling lambat tiba di Karanganyar pada 27 Desember 2019. Untuk mobil dinas bupati yang lama, dikatakannya, masih akan dimanfaatkan untuk kepentingan lainnya.

Terpisah, Juliyatmono menyatakan jika mobil dinas tersebut adalah usulan dirinya. Kendati demikian, dia juga tidak menolak jika diberi mobil dinas mahal itu. Ia menilai mobil tersebut sebagai penghargaan untuk dirinya.

"Saya kan hanya memakai, jadi ya terima kasih. Dari dulu saya tidak pernah meminta apapun untuk kepentingan saya, fasilitas apapun akan saya pakai," kilahnya.

Apalagi, lanjut dia, mobil tersebut sudah terlanjur dibeli. Sementara mobil dinas Toyota Fortuner yang ada saat ini tetap akan dimanfaatkan. Juli tak mempermasalahkan jika keberadaan mobil itu akan menimbulkan pro dan kontra. Dia tetap akan melakukan tugas dan pekerjaan dengan baik.

"Kalau ada yang nyinyir enggak apa-apa, yang penting saya bekerja dengan baik. Kalau disediakan ya terima kasih, saya akan pakai," katanya.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR