HOME » BERITA » JELANG LEBARAN, PENJUALAN MOBIL BEKAS MALAH MEROSOT HINGGA 90 PERSEN

Jelang Lebaran, Penjualan Mobil Bekas Malah Merosot Hingga 90 Persen

Efek virus Corona (COVID-19) juga berimbas pada para pedagang mobil bekas.

Senin, 27 April 2020 22:15 Editor : Dini Arining Tyas
Jelang Lebaran, Penjualan Mobil Bekas Malah Merosot Hingga 90 Persen
Mobil bekas (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Menjelang musim mudik Lebaran biasanya membawa tren pembelian mobil. Tapi berbeda dengan tahun 2020 yang masih dikepung oleh pandemi virus Corona (COVID-19).

Imbasnya pun dirasakan oleh para pedagang mobil bekas. Mereka mengalami penurunan penjualan sangat drastis.

"Penurunan penjualan saat ini sangat parah. Turunnya itu 80 sampai 90 persen saat ini," ungkap Halim, pedagang mobil bekas Langgeng Makmur, kepada Liputan6.com, Senin (27/4/2020).

1 dari 1 Halaman

Menjelang Lebaran, biasanya penjualan bisa naik hingga 100 persen. Namun, menurut Halim karena pandemi yang terjadi, pihaknya hanya bisa menjual 1-3 unit mobil bekas setiap bulan.

"Biasanya mampu menjual 15 unit mobil setiap bulannya. Kalau Lebaran itu naiknya pasti sampai 100 persen. Sekarang penjualan paling 1-3 unit kendaraan setiap bulannya," ujarnya.

Pandemi yang terjadi saat ini membuat pemerintah harus mengeluarkan sejumlah peraturan baru, salah satunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik. Sebagai unit industri yang terdampak, Halim berharap keadaan ekonomi segara pulih dan virus Corona Covid-19 bisa teratasi dengan baik.

"Harapannya kami sebagai pedagang mobil bekas, semoga keadaan ekonomi bisa cepat pulih & Covid-19 ini bisa segera hilang," tuturnya.

BERI KOMENTAR