HOME » BERITA » JELANG MOTOGP 2021, DIAM-DIAM PEMBALAP YAMAHA MAVERICK VINALES MENIKAH

Jelang MotoGP 2021, Diam-Diam Pembalap Yamaha Maverick Vinales Menikah

Di sela-sela persiapan MotoGP 2021, pembalap Yamaha Maverick Vinales menikah. Pernikahan itu dilansungkan secara tertutup dan terbatas di Andorra, Spanyol.

Selasa, 09 Februari 2021 08:15 Editor : Dini Arining Tyas
Jelang MotoGP 2021, Diam-Diam Pembalap Yamaha Maverick Vinales Menikah
Maverick Vinales (Instagram/maverick12official)

OTOSIA.COM - Seri pembuka MotoGP 2021 tinggal menghitung bulan. Seri pembuka MotoGP 2021 itu akan berlangsung di Sirkuit Lossail Qatar, akihir Maret 2021 nanti.

Sedangkan tes pra musim MotoGP 2021 akan berlangsung awal Maret 2021. Di sela-sela persiapan MotoGP 2021 tersebut, diam-diam pembalap Yamaha, Maverick Vinales melangsungkan pernikahannya.

Dilansir dari Corsedimoto, pernikahan Vinales benar-benar tertutup di Andorra, Spanyol. Tidak ada foto maupun kabar secara langsung yang dibagikan melalui media sosial.

1 dari 5 Halaman

(c) Instagram/maverick12official

Hanya ada satu potret yang menunjukkan statusnya kini telah beristri. Vinales sempat mengunggah melalui Instagram Story, yang menunjukkan cincin nikah di jarinya.

Diketahui, Vinales menikahi gadis yang berasal dari kampung halamannya di Girona, bernama Raquel. Upacara pernikahannya juga disebut sangat tertutup, terlebih dalam kondisi darurat COVID-19, meskipun kondisi di Andorra cukup terkendali.

2 dari 5 Halaman

3 dari 5 Halaman

Sebelumnya

Sementara itu, pada MotoGP 2021 Vinales akan memiliki rekan tim baru, Fabio Quartararo. Vinales berharap segala macam masalah yang pernah terjadi di 2019 bisa teratasi, terutama permasalahan dengan sepeda motor balapnya, YZR-M1.

Sebelumnya, Vinales sempat membuat keputusan nekat yang mengerikan. Pada balapan MotoGP 2020 seri Styria, Vinales nekat melompat dari sepeda motornya saat M1 itu melaju dalam kecepatan 200 kpj.

Saat itu, Maverick Vinales memutuskan melompat dari sepeda motornya M1, di Turn 1 saat MotoGP Styria 2020, sirkuit Red Bull Ring, Minggu (23/8/2020). Saat itu, sepeda motornya sedang dalam kecepatan di atas 200 kpj.

Setelah dia terjatuh, motor itu terus melaju dan menabrak dinding udara lalu terbakar. Masalah teknis pada Yamaha M1 itu ternyata ada di rem. Saat awal-awal lap, Vinales terlihat sudah mengangkat tangan. Tapi dia tetap melanjutkan balapan.

4 dari 5 Halaman

(c) Motogp.com

Vinales mengungkapkan bahwa dia merasakan masalah pengereman itu sejak lap 3 hingga 4. Tapi dia terus mencoba untuk menyesuaikan.  Dia juga mengaku sempat melaju cukup lambat di tiga lap dan kembali memacu kecepatannya. Hingga di Turn 1 lap 17, dia menyebut remnya rusak.

"Saya pikir bagian-bagiannya hilang saat menginjak rem, jadi saya tetap tanpa rem. Saya tidak bisa menghentikan motor. Saya mengerti betul bahwa remnya rusak atau semacamnya, jada saya memutuskan untuk melompat," katanya, dikutip dari Crash.

Vinales mengakui bahwa dia melakukan pengereman yang lebih lambat dibandingkan pembalap lain. "Itu adalah sesuatu yang belum saya alami sepanjang karier MotoGP saya. Rem bisa saja turun sedikit, tapi saya bisa memainkan tuasnya. Tapi hari ini (kemarin, red) saya menyesuaikan tuas dari sudut ke sudut, dan saya tidak bisa melakukan apa-apa," lanjutnya.

5 dari 5 Halaman

Dia juga mengakui jika dia memaksakan tetap melaju, maka dia bisa menabrak pembalap lain yang ada di depannya. Sehingga dia merasa lebih baik untuku melepas sepeda motornya.

"Saya bisa saja menabrak pembalap di depan saya kalau saya tidak melepaskan motor itu. Itu akan menjadi bencana," ungkapnya.

Kini yang menjadi masalah lain adalah soal motor Yamaha M1 yang terbakar itu. Kerusakan berat pada sepeda mtoor itu bisa saja berimplikasi pada sisa musim MotoGP 2020.

Vinales khawatir karena mungkin dia sudah kehilangan dua dari lima mesinnya untuk tahun ini, setelah salah satunya ditarik di Jerez.

"Saya berharap saya tidak merusak mesin yang saya pakai hari ini. Jika saya melakukannya, saya pikir ini adalah masalah," bebernya.

BERI KOMENTAR