HOME » BERITA » JEPANG AKAN BANTU TINGKATKAN KUALITAS SDM INDONESIA BIDANG OTOMOTIF

Jepang Akan Bantu Tingkatkan Kualitas SDM Indonesia Bidang Otomotif

Pemerintah Jepang berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia di bidang otomotif

Rabu, 28 Juli 2021 15:15 Editor : Nazarudin Ray
Jepang Akan Bantu Tingkatkan Kualitas SDM Indonesia Bidang Otomotif
Ilustrasi pabrik Yamaha (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Jepang akan membantu Indonesia dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang otomotif. Hal ini bertujuan untuk memacu daya saing dan inovasi industri otomotif di tanah air agar semakin kompetitif di kancah global.

"Kementerian Perindustrian terus mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Jepang dalam rangka pengembangan kompetensi SDM sektor industri otomotif," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (27/7/2021)

Berdasarkan peta jalan Indonesia Making 4.0, industri otomotif merupakan salah satu sektor yang mendapat prioritas pengembangan untuk menjadikan Indonesia sebagai bagian dari 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2020.

1 dari 3 Halaman

"Indonesia memiliki potensi besar, dengan ditopang sebanyak 21 industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih, dengan nilai investasi sebesar Rp 71,35 triliun untuk kapasitas produksi sebesar 2,35 juta unit per tahun. Serapan tenaga kerja langsung sebesar 38 ribu orang, serta lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai nilai industri tersebut," ungkapnya.

Kerjasama Indonesia-Jepang dalam pengembangan SDM industri otomotif, antara lain adalah kerja sama antara BPSDMI Kemenperin dengan Lexer Reserch Inc dimulai dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) tentang Pengembangan Pendidikan Terkait Lean Manufacturing pada Maret 2019 lalu.

"Kegiatan tersebut yang menjadi kick-off program SDGs terkait pengembangan SDM industri otomotif di Indonesia, yang didukung penuh oleh pemerintah Jepang melalui pendanaan JICA, yang merupakan hasil kerja sama dengan Kemenperin," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BSDMI), Arus Gunawan.

2 dari 3 Halaman

Tahun ini, realisasi kerja sama dilanjutkan dengan pemberian hibah berupa dua set alat peraga bottle cap dan seperangkat peralatan pendukung IT berbentuk server dan laptop dengan total sebanyak 50 unit.

Alat hibah ini akan dipasang di Politeknik STMI Jakarta dan Pusat Inovasi Digital Industri (PIDI 4.0), termasuk juga dilengkapi aplikasi simulator untuk mendukung pembelajaraan Digital Engineering.

3 dari 3 Halaman

Sementara itu, CEO Lexer Reserch Inc, Masahiro Nakamura mengemukakan, pihaknya akan mendukung peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan untuk dosen, instruktur, praktisi industri dan mahasiswa serta memberikan kuliah di Politeknik STMI Jakarta.

"Komitmen untuk terus menjalin kerja sama kembali dilakukan pada tanggal 3 Juni 2021 melalui penandatanganan Minutes of Meeting antara BPSDMI dan JICA tentang Kerja Sama Pengembangan SDM Industri Sektor Manufaktur di Bidang Digital Engineering 4.0," kata Nakamura.

BERI KOMENTAR