HOME » BERITA » JOBLESS, KARYAWAN UBER DIPECAT DAN HARUS TINGGALKAN KANTOR DALAM WAKTU 2 JAM

Jobless, Karyawan Uber Dipecat dan Harus Tinggalkan Kantor dalam Waktu 2 Jam

Senin, 26 Maret 2018 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto Ilustrasi by Liputan6.com

OTOSIA.COM - Kabar Grab yang membeli Uber telah tersebar kemana-mana. Akuisisi ini tak hanya soal masa depan perusahaan, tapi juga soal karyawannya.

Setelah Grab resmi membeli Uber, justru beredar informasi tentang karyawan Uber yang dipecat.

Seperti cuitan twitter milik Syahrizad (@Syhrzd). "Kalian sudah mendengar bahwa Grab membeli Uber. tak masalah bagi sebagaian orang. Namun, berefek bagi seluruh kantor saat menerima informasi untuk meninggalkan kantor dalam waktu 2 jam. Ya, seluruh kantor keluar dari gedung," tulisnya dalam bahasa inggris pada akun twitternya.

Foto by Twitter

Syahrizad juga sempat membagikan video detik-detik para karyawan kelabakan di kantor Uber Singapura, yang ia beri keterangan hectic.

Dilansir dari Tekno Liputan6.com, pegawai Uber tersebut mengaku bahwa perusahaan telah melakukan pemutusan hubungan kerja. Bahkan, para pegawai hanya diberikan waktu dua jam untuk meniggalkan kantor.

"Kami semua dihentikan. Saya pikir kepala agensi sudah meminta kami untuk mencari pekerjaan lain," tuturnya kepada Liputan6.com.

Kini operasional dan aset Uber di kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam itu diserahkan kepada Grab.

Sumber: Liputan6.com

 (kpl/tys)

BERI KOMENTAR