HOME » BERITA » JUALAN BISA LARIS, DISKON PPNBM MOBIL BARU 2.500CC JADI BIKIN UNTUNG TOYOTA

Jualan Bisa Laris, Diskon PPnBM Mobil Baru 2.500cc Jadi Bikin Untung Toyota

Pajak 0 persen mobil baru dengan kapasitas di bawah 1.500cc rupanya cukup bisa memperbaiki industri otomotif. Dengan tujuan sama, kini pemerintah memperluas rekasasi PPnBM 0 persen untuk mobil dengan kapasitas 1.500cc sampai 2.500cc.

Jum'at, 26 Maret 2021 16:45 Editor : Dini Arining Tyas
Jualan Bisa Laris, Diskon PPnBM Mobil Baru 2.500cc Jadi Bikin Untung Toyota
Toyota Fortuner (Dok. Otosia.com)

OTOSIA.COM - Perluasan relaksasi PPnBM 0 persen mobil baru dengan kubikasii 1.500cc hingga 2.500cc itu menjadi kabar menarik lain di tengah paceklik pandemi. Terlebih bagi konsumen yang sedang menincar mobil dalam segmen tersebut maupun pabrikan yang terdampak relaksasi.

Hal ini pun disambut baik oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). "Kami sudah bersyukur dengan adanya relaksasi yang pertama 1.500 cc ke bawah. kalau kemudian pemerintah lakukan perluasan, kita sambut dengan gembira," ujar Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara di Jakarta, Jumat (25/3/2021).

Kukuh berharap, perluasan diskon PPnBM itu dapat meningkatkan penjualan kendaraan bermotor. Dengan begitu, ekosistem industri otomotif pun bisa meningkat. Apalagi, relaksasi tersebut kebanyakan diberikan kepada berbagai kendaraan yang banyak memakai komponen dalam negeri.

1 dari 2 Halaman

"Relaksasi PPnBM yang telah diberlakukan sebelumnya sudah memperlihatkan dampak positif. Indikasi yang kita terima, sudah banyak pesanan dan terjadi transaksi penjualan kendaraan bermotor dari berbagai outlet dan dari berbagai daerah juga. Indikasi itu semoga terealisasi baik dan berlanjut baik," paparnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur Toyota Astra Motor, Henry Tanoto menyatakan, bahwa relaksaasi PPnBM dapat membantu industri otomotif termasuk komponen dan lainnya. Pada kebijakan sebelumnya, sejumlah merek pada mobil Toyota yang mendapat fasiltas tersebut, mengalami kenaikan penjualan.

"Jumlah pemesanan (SPK) Avanza naik 130 persen dibandingkan Februari Maret 2020. Kemudian, Vios alami kenaikan 500 persen dibandingkan periode sama tahun lalu," sebutnya.

2 dari 2 Halaman

Dalam hal ini, Toyota bisa diuntungkan lantaran Fortuner dan Innova masuk skema keringanan PPnBM. Menurut dia, bila regulasi diterapkan. Hal itu bisa membantu dan menjadi bentuk dukungan pemerintah untuk memulihkan kondisi industri otomatif. Henry pun menyambut optimis kebijakan tersebut.

"Sebab aturan relaksasi pada mobil sampai 1.500 cc memberikan dampak penjualan bagus. Sehingga perluasan aturan bagi kendaraan penumpang hingga 2.500 cc akan semakin menarik," tukasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

 

BERI KOMENTAR