HOME » BERITA » JUTAAN KENDARAAN LISTRIK AKAN MELUNCUR DI INDONESIA PADA 2021

Jutaan Kendaraan Listrik Akan Meluncur di Indonesia pada 2021

Sebanyak 125.000 mobil listrik dan 1,34 juta sepeda motor listrik diproyeksikan meluncur pada 2021 di Indonesia. Untuk menunjangnya, diproyeksikan ada 572 unit SPKLU dan stasiun penukaran baterai di berbagai lokasi.

Rabu, 20 Januari 2021 13:15 Editor : Dini Arining Tyas
Jutaan Kendaraan Listrik Akan Meluncur di Indonesia pada 2021
Hyundai Kona listrik (Hyundai)

OTOSIA.COM - Indonesia gencar dan terus berupaya agar bisa menghadirkan kendaraan listrik, baik mobil listrik maupun sepeda motor listrik. Pada tahun 2021, bahkan diproyeksikan akan ada jutaan kendaraan listrik yang meluncur di Tanah Air.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan ada 125 ribu mobil listrik dan 1,34 juta sepeda motor listrik yang mengaspal tahun ini. Jumlah itu diharapkan bisa mengurangi konsumsi BBM ebanyak 0,44 juta kiloliter per tahun.

Guna mendukung percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), pemerintah pun telah menerbitkan Permen ESDM Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk KBLBB.

"Untuk mendorong percepatan KBLBB, telah diterbitkan Permen ESDM Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk KBLBB yang mengatur standar, keselamatan serta ketentuan ketenagalistrikan, termasuk tarif dan insentif," kata Menteri ESDM, Arifin Tasrif dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI dikutip dari Antara Jakarta, Selasa (19/1/2020).

1 dari 2 Halaman

Arifin menjelaskan pada 2021 pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) diproyeksikan mencapai 572 unit dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) sebanyak 3.000 unit.

"Pada 2020 terbangun 180 unit SPKLU dan diharapkan sampai 2030 akan terbangun 31.859 unit SPBKLU," kata Menteri ESDM.

Nantinya SPKLU akan ditempatkan di sejumlah lokasi strategis, di antaranya pusat perbelanjaan, mall, area perkantoran, bandara, apartemen, pool taksi, dan SPBU.

"Dengan peningkatan kendaraan listrik pada tahun 2030 akan memberikan potensi pengurangan konsumsi BBM sebesar 6 juta kiloliter per tahun," kata Menteri ESDM.

2 dari 2 Halaman

Dorong Penggunaan Kendaraan Listrk

Menteri ESDM Arifin mengatakan pemerintah juga terus mendorong komitmen penggunaan kendaraan listrik di lingkungan kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, BUMN dan swasta.

Dalam bahan paparan yang ditampilkan, penggunaan mobil listrik di lingkungan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dan swasta hingga 2025 diproyeksi mencapai 19.220 unit. Penggunaan sepeda motor listrik diproyeksi mencapai 757.139 unit dan penggunaan bus listrik mencapai 10.227 unit.

Sementara itu hingga 2025 diproyeksikan akan ada 6.318 unit SPKLU, 17.000 unit SPBKLU dengan proyeksi 374 ribu unit mobil listrik dan 11,8 juta unit sepeda motor listrik dan potensi penghematan konsumsi BBM sebesar 2,56 juta kiloliter.

Penulis: Idris Rusadi Putra

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR