HOME » BERITA » KAKEK INI 'MENGABDI' DI VAUXHALL SEJAK PERANG DUNIA II, BERKARIER SELAMA 75 TAHUN

Kakek Ini 'Mengabdi' di Vauxhall Sejak Perang Dunia II, Berkarier Selama 75 Tahun

Bukan 10 tahun, kakek ini bekerja di Vauxhall selama 75 tahun sejak Perang Dunia II

Minggu, 31 Oktober 2021 15:15 Editor : Ahmad Muzaki
Kakek Ini 'Mengabdi' di Vauxhall Sejak Perang Dunia II, Berkarier Selama 75 Tahun
Kakek mengabdi di Vauxhall (Carscoops)

OTOSIA.COM - Saat ini tak banyak para pekerja yang memilih untuk berkarier di satu tempat selama puluhan tahun. Jika pun ada tentu hanya hanya segelintir orang yang melakukannya.

Seperti seorang kakek bernama Bryan Webb asal Gloucester, Inggris. Pasalnya ia memilih untuk bekerja di Vauxhall selama 75 tahun. Berikut cerita lengkapnya yang dilansir dari Carscoops, Minggu (31/10/2021).

1 dari 2 Halaman

Sejak PD II

Tercatat Webb telah berkarier di Vauxhal setahun setelah Perang Dunia II pada tahun 1946. Awalnya ia menjadi mandor bengkel pada usia 26 tahun. Ia menjadi salah satu di balik model mobil Wyvern dan Velox yang kini sudah tak diproduksi lagi.

Webb pun berharap agar ke depannya Vauxhall turut serta mengikuti tren, yakni kendaraan listrik.

"Saya harap Vauxhall melanjutkan tren ini dengan semakin banyaknya mobil dan van listrik," kata Webb.

2 dari 2 Halaman

Prestasi Mengesankan

Webb sendiri menghabiskan waktu 34 tahun terakhirnya sebagai administrator garasi di Baylis, Gloucester. Menariknya lagi ia tetap memakai jam tangan yang diberi oleh perusahaan pada tahun 1970. Jam tangan ini sebagai hadiah atas pengakuan dirinya telah bekerja di Vauxhal selama 25 tahun.

"Bagi siapa pun untuk menikmati karir selama 75 tahun adalah prestasi yang mengesankan, tetapi untuk terlibat dengan perusahaan yang sama untuk jangka waktu yang lama adalah luar biasa," kata Paul Willcox, Managing Director Vauxhall.

"Saya baru mengenal Bryan selama 14 tahun dalam kariernya yang panjang dengan perusahaan, dan dia adalah aset untuk Baylis dan Vauxhall. Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesetiaan dan kerja kerasnya yang luar biasa, serta mendoakan masa pensiunnya yang panjang dan bahagia," kata Julian Bawdon, Direktur, Baylis.

BERI KOMENTAR