HOME » BERITA » KALAH DARI AS DAN CHINA, PASAR MITSUBISHI INDONESIA TAK LAGI SEPERKASA DULU

Kalah dari AS dan China, Pasar Mitsubishi Indonesia Tak Lagi Seperkasa Dulu

Kontribusi pasar Mitsubishi Indonesia yang pernah dipuncak lewat Xpander kini tergeser oleh Amerika Serikat dan China.

Kamis, 28 Mei 2020 12:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kalah dari AS dan China, Pasar Mitsubishi Indonesia Tak Lagi Seperkasa Dulu
Mitsubishi Xpander (Dok. Otosia.com)

OTOSIA.COM - Indonesia pernah menjadi pasar utama Mitsubishi Motors Corporation (MMC). Hingga saat ini pun, berdasarkan penjualan ritel tahun fiskal 2019 yang berakhir 31 Maret 2020.

Dilansir dari Merdeka.com, sayangnya kontribusi Indonesia yang pernah menjadi nomor satu di MMC lewat penjualan Xpander, kini turun ke posisi ketiga. Berdasarkan kinerja MMC tahun fiskal 2019, penjualan ritel Mitsubishi Motors Indonesia tercatat 107 ribu unit, menurun dari tahun fiskal sebelumnya yang mencapai 140 ribu unit, menurut laman resmi MMC, baru-baru ini.

Penurunan tersebut membuat pasar Indonesia kalah dari pasar Amerika Serikat dan China, masing-masing mencatat penjualan 115 ribu unit dan 123 ribu.

Itulah tiga negara tertinggi bagi penjualan MMC di dunia yang mencapai 1,12 juta unit. Ketiga negara itu tanpa memperhitungkan pasar Jepang.

1 dari 3 Halaman

Memang untuk kawasan Asia Tenggara (ASEAN), Indonesia masih nomor satu. Indonesia unggul dibandingkan Thailand dan Filipina yang mencatat penjualan 81 ribu unit dan 61 ribu selama tahun fiskal 2019.

Total penjualan ritel MMC di tahun fiskal 2019 mencapai 1,12 juta unit. Turun 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang 1,24 juta unit.

Secara global, seluruh pasar utama MMC turun. Penurunan pasar terbesar terjadi di Australia/Selandia Baru, yakni 14 persen. Disusul China dan lain-lain sebesar 12 persen.

2 dari 3 Halaman

Pasar ASEAN hanya turun 9 persen menjadi 290 ribu unit, lebih rendah dari pasar Jepang sendiri yang turun 10 persen.

Model kendaraan yang menjadi penyumbang terbesar MMC adalah small MPV Xpander, yang diproduksi di pabrik Indonesia. Model ini terjual sebanyak 114 ribu unit dengan pasar dominan di Indonesia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Kawasan Asia termasuk ASEAN masih menjadi pasar nomor satu MMC di dunia dengan kontribusi hampir 50 persen, yakni 462 ribu unit. Volume ini di luar pasar Jepang sendiri yang mencatat penjualan 264 ribu unit.

3 dari 3 Halaman

Kawasan Eropa berkontribusi besar kedua, dengan penjualan 238 ribu unit, yang didukung pasar Eropa Barat dan Rusia. Disusul kawasan Amerika Utara dengan penjualan 158 ribu unit berkat dukungan pasar Amerika Serikat.

Berikutnya ada kawasan Oseania terdiri atas pasar Australia dan Selandia baru. Di kawasan ini, penjualan MMC mencapai 86 unit.

Dan terakhir, kawasan lain-lain yang terdiri dari pasar Amerika Selatan, Timur Tengah, dan Afrika. Total penjualannya mencapai 135 ribu unit.

BERI KOMENTAR