HOME » BERITA » KAMPAS REM MOTOR BISA TEBAL ATAU TIPIS, INI DIA ALASANNYA

Kampas Rem Motor Bisa Tebal atau Tipis, Ini Dia Alasannya

Sabtu, 24 Maret 2018 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto by Dimas Wahyu

OTOSIA.COM - Sepeda motor menggunakan perangkat kampas rem untuk proses penghentian laju dengan sistem membenturkan kampas tersebut ke dinding cakram atau teromol.

Jika diperhatikan, kampas tersebut punya ukuran yang berbeda-beda. Saat ini, ukuran rata-rata kampas rem adalah 3 mm berdasarkan standar pabrikan sepeda motor.

Namun, ukurannya juga bisa lebih tebal, dan biasanya disediakan untuk merek yang berbeda.

Kenapa kampas rem motor bisa berbeda ukuran, ada yang tebal dan ada yang tipis? Yopi Sopyan, Marketing Indo Bintang Mandiri, memberikan penjelasan bahwa perbedaan terkait kecocokannya dengan sepeda motor yang digunakan.

"Bukan berarti yang tebal lebih bagus, yang tipis jelek. Kalau dia harus buat 8 mm ya kami buat. Cuma kalau motor Vixion misalnya, dia punya beban berapa, kalau remnya tipis ya cepat habis," kata dia.

Yang perlu diperhatikan lebih jauh adalah perbedaan usia sepeda motor. Terutama bagi yang masih tertarik dengan sepeda motor lawas, atau memang masih menggunakannya, apalagi di tengah tren retro dan vintage.

"Tahun 1970-an kan kendaraan mesinnya cuma 70 cc misalnya, lalu berat berapa. Tapi sekarang sudah ada Ninja, bobotnya berapa, efeknya berapa," kata Arief Tri Waskito, Direktur R&D dan Production PT Indo Bintang Mandiri selaku produsen brake pad ABrake.

Dengan mengetahui bobot standar dan daya mesin sepeda motor, maka pengguna bisa lebih sadar saat menggunakan sepeda motornya, di samping juga mungkin memilih kampas rem yang tepat.

Namun, ketebalan dan ketipisan itu sendiri juga disesuaikan dengan kaliper sepeda motor. Pasalnya, jika mengutamakan yang tebal, belum tentu pelatnya cocok.

"Tebal total biasanya 10 mm atau 1 cm sama pelatnya. Kebanyakan produk kampas rem kami harus ikut spesifikasi OEM. Namun, tebal tipis disesuaikan dengan kalipernya dia. Kalau kaliper dia 8 mm, ya kita bikin juga. Kalau ukurannya terlalu besar, tidak bisa masuk," ujarnya.

Reporter : Dimas Wahyu

(kpl/why/tys)

BERI KOMENTAR