HOME » BERITA » KANTOR DUCATI AMERIKA UTARA DIGEREBEK FBI, ADA APA NIH?

Kantor Ducati Amerika Utara Digerebek FBI, Ada Apa Nih?

Kantor Ducati Amerika Utara dan rumah petingginya digeledah agen FBI. Hal itu diduga lantaran adanya kejahatan keuangan.

Selasa, 12 Januari 2021 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kantor Ducati Amerika Utara Digerebek FBI, Ada Apa Nih?
Ducati (Carscoops)

OTOSIA.COM - Kabar kantor Ducati Amerika Utara, di California, digerebek oleh FBI beredar. Penggerebekan itu diketahui dilakukan pada 17 Desember 2020 lalu.

Dilansir dari Carscoops, FBI tak memberikan keterangan terkait penggerebekan itu. Sumber dari Bay Area Riders Forum serta dari Asphalt & Rubber mengatakan bahwa agen sedang mencari dkumen pajak dan dokumen lainnya.

Menurut beberapa saksi mata yang berbicara kepada Roadracing World, sekitar 30 agen FBI bersenjata melakukan pencarian di kantor Ducati. Diduga hanya ada dua karyawan yang saat itu ada di lokasi.

1 dari 2 Halaman

Rupanya tak hanya kantor Ducati, sumber Asphalt & Rubber juga menyebut bahwa agen memeriksa beberapa rumah petinggi Ducati Amerika Utara. Penggeledahan ini diduga terkait dengan investigasi kejahatan keuangan.

FBI disebut merilis pernyataan kepada Roadracing World dan Asphalt & Rubber, tapi enggan mengonfirmasi alasan penggeledahan.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa FBI San Francisco berada di lokasi itu pada 17 Desember 2020, untuk melakukan aktivitas penegakan hukum. Sampai tanggal hari ini, tidak ada catatan publik yang tersedia. Karena sifat penyelidikan yang sedang berlangsung, saya tidak berkomentar lebih lanjut saat ini," tulis juru bicara FBI, Katherine Zackel.

2 dari 2 Halaman

Sementara itu pihak Ducati memilih untuk tidak memberikan komentar terkait pernyataan tersebut.

"Itu adalah langkah Ducati Amerika untuk mendukung sepenuhnya pernyataan dari lembaga pemerintah. Sebagai bagian dari kerja sama itu, Ducati Amerika Utara tidak mengomentari pertanyaan tersebut," kata Direktur Pemasaran Ducati, Phil Read dalam email yang diterima Roadracing World.

BERI KOMENTAR