HOME » BERITA » KAPOLRI SEBUT VIDEO VIRAL POLISI YANG DIDUGA TERIMA PUNGLI DI TOL TERJADI TAHUN LALU

Kapolri Sebut Video Viral Polisi yang Diduga Terima Pungli di Tol Terjadi Tahun Lalu

Video yang menunjukkan pengguna jalan tol diduga melakukan suap kepada PJR viral di media sosial. Kapolri menyebut video tersebut terjadi tahun lalu.

Jum'at, 09 Juli 2021 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kapolri Sebut Video Viral Polisi yang Diduga Terima Pungli di Tol Terjadi Tahun Lalu
Viral oknum polisi diduga terima suap (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pengguna jalan tol yang diduga menyap anggota polisi Patroli Jalan Raya (PJR). Video tersebut beredar luas hingga menjadi viral.

Dalam video itu terlihat, pria yang hanya mengenakan celana pendek dan kaos berwarna abu-abu ini turun dari sebuah mobil dan langsung berlari menghampiri polisi tersebut.

Dalam video yang berdurasi 26 detik dan diunggah di sebuah akun Instagram @undercover.id, memperlihatkan usai menyogok polisi tersebut, pria itu langsung kembali ke mobil yang sudah menunggunya di belakang mobil PJR tersebut. Setelah itu, mobil kembali melanjutkan perjalanannya.

1 dari 3 Halaman

Sementara anggota polisi itu langsung kembali masuk ke mobilnya. Dia berlalu sambil memegang sebuah buku yang dibawa dari dalam mobil.

Belum diketahui secara pasti di mana lokasi tersebut terjadi. Namun dari video terlihat adanya plang atau penujuk jalan di cabang dua itu yakni Ancol-Senen, Gunung Sahari dan Mangga Dua.

Unggahan akun Instagram @undercover.id, itu direspons langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan akun @kepalakepolisian_ri yang mengucapkan terima kasih atas informasi yang telah diberikannya itu.

"Terima kasih atas informasi yang telah diberikan kepada kami," tulis Sigit dalam kolom komentar tersebut yang dilihat merdeka.com, Kamis (8/7/2021).

 

2 dari 3 Halaman

Dia menyebut, jika kejadian tersebut terjadi pada tahun lalu atau tepatnya pada Mei 2020.

"Dari hasil penyelidikan, kejadian yang dilakukan oleh oknum Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya tersebut terjadi pada bulan Mei 2020 dan sudah dilakukan penegakan hukum oleh Bidpropam Polda Metro Jaya," sebutnya.

Sigit meminta kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan menyebarkan suatu informasi kepada masyarakat lainnya. "Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu bijak dalam menyebarkan dan mengambil informasi dari media sosial," ujarnya.

3 dari 3 Halaman

Meski begitu, ia mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan sebuah informasi. Nantinya, informasi tersebut bakal menjadikan Polri yang Presisi sesuai dengan selogan atau jargon Polri saat ini.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas setiap masukan yang diberikan kepada Polri guna mewujudkan Polri yang Presisi," ungkapnya.

"Semoga Polri dapat selalu memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Salam Presisi!!," tutupnya.

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

 

BERI KOMENTAR