HOME » BERITA » KARENA PERGERAKAN MUDIK CUKUP TINGGI, GELOMBANG KEDUA COVID-19 BISA SAJA TERJADI

Karena Pergerakan Mudik Cukup Tinggi, Gelombang Kedua COVID-19 Bisa Saja Terjadi

Gelombang kedua bisa saja terjadi lantaran saat ini tampak adanya mobilitas yang tinggi dari masyarakat di tengah pandemi COVID-19

Selasa, 02 Juni 2020 19:15 Editor : Ahmad Muzaki
Karena Pergerakan Mudik Cukup Tinggi, Gelombang Kedua COVID-19 Bisa Saja Terjadi
Pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk Jakarta. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

OTOSIA.COM - Indonesia hingga kini terus melawan pandemi Corona (COVID-19). Namun disinyalir gelombang kedua COVID-19 bisa saja terjadi. Oleh sebab itu, persiapan dan pencegahan terkait hal itu tengah dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

"Kita tahu gelombang kedua (Covid-19) bisa saja terjadi," kata Ketua Laboratorium Mikrobiologi FKUI Prof Pratiwi Sudarmono di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (2/6).

1 dari 1 Halaman

Dilansir dari Merdeka.com, menurutnya, hal ini bisa saja terjadi lantaran saat ini tampak adanya mobilitas yang tinggi dari masyarakat di tengah pandemi virus. Dia mencontohkan banyaknya keluar masuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri.

"Karena sekarang pergerakan luar biasa orang mudik dan kembali lagi, juga masuknya ABK atau tenaga kerja dari luar negeri," ujar Pratiwi.

Selain itu, kata Pratiwi, sampai saat ini vaksin virus ini belum ditemukan. Bahkan, lanjutnya, kurangnya kedisiplinan masyarakat pun menurun.

"Karena tak ada pembatasan yang jelas, orang tak takut lagi, sehingga tak ada WFH maka sendirinya kemungkinan tertular ada," pungkas Pratiwi.

BERI KOMENTAR