HOME » BERITA » RAMALAN FENG SHUI, PENJUALAN MOBIL NAIK 400 PERSEN AKIBAT PPNBM 0 PERSEN

Ramalan Feng Shui, Penjualan Mobil Naik 400 Persen Akibat PPnBM 0 Persen

Pakar Feng Shui Suhu Yo meramalkan penjualan mobil-mobil tertentu akan naik 4 kali lipat setelah pemberian relaksasi pajak atau PPnBM 0 persen.

Sabtu, 20 Februari 2021 19:15 Editor : Nazarudin Ray
Ramalan Feng Shui, Penjualan Mobil Naik 400 Persen Akibat PPnBM 0 Persen
Mitsubishi Xpander masuk dalam PPnBM 0 Persen (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Mereka yang mengincar mobil baru di tahun ini dapat sedikit bernapas lega. Pasalnya pemerintah memberi kabar menyenangkan dengan memberikan relaksasi pajak atau insentif PPnBM sebesar 100 persen dari tarif atau gratis.

Penerapan ini akan dilakukan bulan Maret 2021 sebagai tahap pertama. Tahap kedua, insentif PPnBM yang berlaku sebesar 50 persen dari tarif, dan tahap ketiga terakhir insentif PPnBM yang diberikan sebesar 25 persen dari tarif.

1 dari 3 Halaman

Pengaruhnya sudah pasti, harga jual mobil tentu akan ditekan, sehingga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin membeli kendaraan baru dengan harga yang lebih terjangkau.

Mengenai hal tersebut, master feng shui Yohanes Cokrowibowo atau dikenal sebagai Suhu Yo ikut meramalkan dampak dari pemberian PPnBM nol persen.

 

 

2 dari 3 Halaman

Berdasarkan terawangan Suhu Yo, mobil-mobil yang diberikan relaksasi pajak akan mengalami peningkatan 4 kali lipat dari tahun lalu. Namun tidak semua jenis mobil penjualannya ikut terdongkrak. Artinya kendaraan yang tidak masuk PPnBM nol persen tetap mengalami kelesuan selama 2021.

"Pads saat nol persen akan naik 400 persen. Akan melonjak 4 kali lipat dari rata-rata tahun 2020. Pada saat 50 persen akan normal kembali seperti rata-rata tahun 2020, dan pada saat 25 persen akan turun 50 persen dari rata-rata tahun 2020," ungkapnya.

 

 

3 dari 3 Halaman

Menurut Suhu Yo, di tahun Kerbau Logam, dan ditambah kabar menyegarkan tersebut akan mendorong untuk membeli mobil baru. Kesempatan ini akan dimanfaatkan oleh pembeli perorangan maupun perusahaan untuk mengganti atau menambah armada operasionalnya.

"Mobil-mobil yang kena 0 persen akan kenda dampak baik, banyak orang yang akan ambil kesempatan ini," ujarnya.

 
BERI KOMENTAR