HOME » BERITA » KATA MERCEDES-BENZ SOAL SEDAN MEWAH TAMU NEGARA YANG DISEWA SECARA GRATIS

Kata Mercedes-Benz Soal Sedan Mewah Tamu Negara yang Disewa secara Gratis

Para tamu negara menggunakan sedan mewah Mercedes-Benz saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. Mobil itu disewa secara cuma-cuma.

Selasa, 22 Oktober 2019 08:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kata Mercedes-Benz Soal Sedan Mewah Tamu Negara yang Disewa secara Gratis
Mobil tamu negara saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Para tamu negara yang menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, menggunakan mobil Mercedes-Benz yang telah disiapkan Sekretariat Presiden. Setidaknya ada 18 unit mobil yang dipakai mengantar jemput tamu VVIP.

Deputy Director Sales Operations & Product Management PT Mercedes-benz Distribution Indonesia (MDBI), Kariyanto Hardjosoemarto membenarkan bahwa mobil tersebut disewa secara cuma-cuma alias gratis.

"Betul, informasinya demikian," jelas Harry kepada Liputan6.com melalui pesan elektronik, Sabtu (19/10/2019).

Menurutnya, tak ada alasan khusus mengapa mobil tersebut disewa secara gratis. "Ini sesuai dengan permohonan yang diajukan oleh pemerintah secara resmi. Tentu dengan senang hati kami memenuhi kesempatan istimewa ini," tegasnya.

1 dari 1 Halaman

Bukan karena Mobil Presiden

Kata Mercedes-Benz Soal Sedan Mewah Tamu Negara yang Disewa secara GratisBukan karena Mobil Presiden

Sementara itu, pihak jenama asal Jerman itu juga menampik, penyewaan gratis sedan mewah untuk para tamu negara ini ada hubungannya dengan terpilihnya Mercedes-Benz sebagai penyuplai mobil dinas baru untuk presiden dan wakil presiden terpilih.

"Justru tidak boleh. Kita ada proses yang disebut dengan conflict of interest check. Jadi kalau mendapat permohonan harus dilakukan persetujuan berjenjang dari lokal hingga HQ di Stuttgart. Sehingga kami prosesnya sangat transparan dan akuntabel. Mercedes-Benz secara global menerapkan hal ini, apalagi jika menyangkut kerjasama dengan pemerintah," pungkasnya.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR