HOME » BERITA » KATANYA BAN MOBIL HARUS DIROTASI, SEBERAPA PENTING?

Katanya Ban Mobil Harus Dirotasi, Seberapa Penting?

Jum'at, 07 Desember 2018 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi penggunaan ban mobil (bridgestone-mea.com)

OTOSIA.COM - Tak banyak yang tahu, bahwa ban mobil ternyata harus dirotasi. Sebab merotasi ban mobil disebut sebagai salah satu perawatan untuk ban mobil.

Menurut laman Suzuki Indonesia, dengan merotasi ban, ada banyak keuntungan yang bisa dirasakan oleh pemilik mobil. Rotasi ban menjadi salah satu hal yang sebaiknya dilakukan selain agar mobil melaju dengan optimal.

Merotasi ban mobil bisa meratakan tingkat keausan, sehingga titik aus tidak cuma terdapat pada satu bagian saja, misalnya belakang atau depan. Tetapi, umumnya bagian ban depan mobil memang akan lebih cepat aus kalau dibandingkan ban belakang. Hal ini karena ban depan sering dipakai untuk melakukan pengereman dan mendapatkan lebih banyak gesekan ketika berbelok.

Lalu, kapankah waktu yang tepat untuk merotasi ban mobil?

Tak ada patokan waktunya, hanya saja dianjurkan melakukan rotasi setelah mobil melaju sejauh 10.000 kilometer. Sebab pada jarak tersebut, tingkat keausan akan mulai terlihat. Untuk metode rotasi, tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada perhitungan dan tata caranya.

Ambil contoh, ketika akan memindah ban depan ke belakang, jangan searah, biasanya akan dilakukan penyilangan. Rotasi ban dilakukan menyilang, misalnya ban belakang kiri pindah ke depan menjadi sebelah kanan, begitu juga sebaliknya. Namun biasanya akan dicek dulu tingkat kerataan ban, karena selain untuk menyelaraskan rotasi juga dilakukan untuk menjaga kondisi dinding ban di kedua sisinya.

Jika merasa kesulitan dengan merotasi ban sendiri, ada baiknya dilakukan di bengkel resmi.

 (kpl/tys)

BERI KOMENTAR