HOME » BERITA » KEMENHUB: MESKI DILARANG, 27,6 JUTA ORANG TETAP MUDIK LEBARAN 2021

Kemenhub: Meski Dilarang, 27,6 Juta Orang Tetap Mudik Lebaran 2021

Hasil survei Kementerian Perhubungan dengan ITB menunjukkan adanya warga yang masih akan tetap mudik walaupun mudik Lebaran 2021 dilarang. Jumlahnya mencapai 27,6 juta orang.

Jum'at, 02 April 2021 16:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kemenhub: Meski Dilarang, 27,6 Juta Orang Tetap Mudik Lebaran 2021
Ilustrasi situasi arus mudik (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Salah satu acuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menyusun aturan pengendalian transportasi di tengah larangan mudik Lebaran 2021 adalah hasil survei yang dilakukan bersama Institut Teknologi Bandung. Survei itu melibatkan 61.998 responden.

Puluhan responden itu berprofesi sebagai karyawan swast sebanyak 25,9 persen kemudian sisanya adalah PNS, mahasiswa pegawai BUMN, wiraswasta, ibu rumah tangga, dan lainnya.

Dikutip dari laman Setkab, berdasarkan hasil survei tersebut, jika mudik dilarang, 89 persen masyarakat tidak akan mudik dan hanya 11 persen yang akan tetap melakukan mudik Lebaran 2021 atau liburan.

1 dari 2 Halaman

Adapun estimasi potensi jumlah pemudik saat ada larangan mudik secara nasional sebesar 27,6 juta orang. Dengan tujuan daerah mudik paling banyak ialah Jawa Tengah 37 persen, Jawa Barat 23 persen, dan Jawa Timur 14 persen.

Selain merujuk pada survei tersebut, Kemenhub juga meminta masukan dari berbagai pihak termasuk pengamat transportasi, sosiolog, dan stakeholders lainnya. Masukan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun aturan terkait pengendalian transportasi maupun sanksinya jika ada pelanggaran.

"Kementerian Perhubungan selalu berkomitmen untuk turut mencegah meluasnya pandemi COVID-19 di seluruh Indonesia dengan menerbitkan peraturan dan surat edaran sebagai petunjuk pelaksanaan pengendalian transportasi dan syarat perjalanan penumpang. Selain itu terus melakukan pengawasan di lapangan bekerja sama dengan Satgas COVID-19, Kemenkes, pemda, dan TNI/Polri,? tandas Menhub.

2 dari 2 Halaman

Aturan Larangan Mudik

Pemerintah telah memutuskan untuk melarang aktivitas mudik lebaran tahun 2021. Hal itu berdasarkan hasil keputusan rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait, Jumat (26/03/2021) lalu.

Menko PMK menyebutkan, larangan mudik lebaran tahun ini akan diberlakukan tanggal 6-17 Mei 2021. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 seperti yang terjadi sebelumnya yakni pada beberapa kali masa libur panjang, termasuk saat libur Natal dan Tahun Baru 2020.

"Sesuai arahan Bapak Presiden dan hasil keputusan rapat koordinasi tingkat menteri maka ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan," ujar Muhadjir usai rakor.

Penulis: Idris Rusadi Putra

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR