HOME » BERITA » KENA TEGUR, SOPIR ANGKOT DI KARAWANG BANYAK YANG TAK PATUHI PROTOKOL KESEHATAN

Kena Tegur, Sopir Angkot di Karawang Banyak yang Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menemukan masih banyak sopir angkot di Karawang yang tak mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

Kamis, 11 Juni 2020 20:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kena Tegur, Sopir Angkot di Karawang Banyak yang Tak Patuhi Protokol Kesehatan
Ilustrasi angkot (Merdeka.com/Septian Tri Kusuma)

OTOSIA.COM - Semua orang wajib menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Termasuk para sopir angkot. Sayangnya, mereka masih banyak yang tak mengindahkan aturan itu.

Dilansir dari Merdeka.com, banyak sopir angkot di Karawang, Jawa Barat yang diketahui tak mematuhi protokol kesehatan itu. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Arief Bijaksana Maryugo mengatakan, pihaknya sudah menegur mereka.

"Kita sudah melakukan peneguran terhadap sopir-sopir angkot yang tidak mematuhi protokol kesehatan," kata Arief kepada Antara, di Karawang, Rabu (10/6/2020).

1 dari 2 Halaman

Lebih lanjut, Arief mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas sopir angkot yang tetap melanggar. "Kami bersama jajaran kepolisian dan Tim Gugus Tugas akan menindaknya," lanjutnya.

Hanya saja, Arief tidak menjelaskan secara rinci tindakan tegas seperti apa yang akan pihaknya terapkan. Selain itu, saat peneguran itu, sopir angkot di Terminal Tanjungpura juga diberi masker.

2 dari 2 Halaman

Saat ini, dia mengatakan, terminal yang dibuka hanya Terminal Tanjungpura yang merupakan terminal khusus angkot. Sedangkan terminal Bus Klari hingga kini masih ditutup.

"Kalau PSBB tidak diperpanjang, tentu Terminal Bus Klari akan dibuka lagi dengan menerapkan protokol kesehatan, yaitu jumlah penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas bus, memakai masker dan cuci tangan sebelum masuk bus," pungkasnya.

BERI KOMENTAR