HOME » BERITA » KENALAN DENGAN ZAT MOLYBDENUM DI OLI, INI PERANNYA DI MESIN

Kenalan dengan Zat Molybdenum di Oli, Ini Perannya di Mesin

Sebuah pelumas kerap dicampurkan dengan kandungan sebuah zat yang efektif untuk perlindungan mesin. Misalnya zat Molybdenum pada oli ECSTAR.

Kamis, 24 Juni 2021 10:15 Editor : Nazarudin Ray
Kenalan dengan Zat Molybdenum di Oli, Ini Perannya di Mesin
Oli mesin kendaraan roda empat ECSTAR (SIM)

OTOSIA.COM - Muara dari pengembangan teknologi pelumas mesin tentu saja adalah performa, hemat BBM, hingga membuat mesin awet. Hasil itu bisa diperoleh dengan teknologi ajaib, salah satunya kandungan zat seperti Molybdenum.

Oli seperti ECSTAR menyebut zat satu itu ada di dalam produk mereka. Turun dalam balapan di tim MotoGP, pelumas keluaran Suzuki ini mengklaim Molybdenum punya peran penting, yang bahkan membuatnya dilabeli standar premium API (American Petroleum Standard) tertinggi yaitu SN.

1 dari 4 Halaman

"Memenuhi standar API dikarenakan sudah teregistrasi atas API SN, yang mana artinya oli ECSTAR 0W-20 SN sudah memiliki kandungan Molybdenum sesuai dalam rentang yang disyaratkan API," sebut Christiana Yuwantie, Spareparts Dept. Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) mengenai peran zat tersebut terhadap standar API-SN yang mereka peroleh.

Sebagai gambaran, sebuah oli yang tembus API-SN diklaim harus bisa meningkatkan perlindungan piston terhadap deposit akibat temperatur tinggi.

2 dari 4 Halaman

Pengendalian sludge harus juga lebih baik untuk membantu memperpanjang usia dan menjaga kondisi mesin tetap bersih. Begitu juga perannya dalam meningkatkan perlindungan pada kondisi putaran mesin rendah.

Pelumas ECSTAR punya zat andalan Molybdenum (SIM)

Aspek ramah lingkungan juga tidak boleh luput. Misalnya, dia mesti lebih kompatibel terhadap alat pengendali emisi, seperti katalitis konverter. Plus lebih kompatibel terhadap seal-seal di dalam mesin.

3 dari 4 Halaman

Lebih dalam mengenai zat Molybdenum, perannya menurut Suzuki, mampu membentuk lapisan keras yang rata di permukaan metal pada mesin.

Dari hal inilah, lapisan dari zat tersebut memungkinkan adanya pengurangan gesekan yang menghemat konsumsi bahan bakar. Suzuki lantas menyanggah bahwa Molybdenum yang dipakai secara terus-menerus karena rutinitas akan menyebabkan penumpukan.

 

4 dari 4 Halaman

"Tidak, dikarenakan oil film (lapisan) menyesuaikan antara clearance antar komponen. Contohnya pada dinding ruang bakar. Ketebalan oil film tidak akan melebihi celah antara piston dan dinding bagian dalam ruang bakar," urai Christiana.

Dengan demikian, penekanannya ada pada fungsi antifriksi sehingga kerja mesin lebih lancar karena 'licin' sehingga berimbas besar pada performa, hemat bahan bakar, dan keawetan mesin dalam jangka panjang.

BERI KOMENTAR