HOME » BERITA » KENALI JENIS FITUR KESELAMATAN PADA MOBIL MODERN

Kenali Jenis Fitur Keselamatan pada Mobil Modern

Tampilan luar yang menarik pada mobil-mobil modern sepertinya tak cukup untuk menarik perhatian konsumen. Mobil kekinian juga dibekali dengan fitur-fitur canggih, termasuk fitur keselamatan.

Kamis, 15 November 2018 19:45 Editor : Dini Arining Tyas
Klik tombol < > untuk halaman berikutnya
   
Kenali Jenis Fitur Keselamatan pada Mobil Modern
Ilustrasi penggunaan fitur emergency braking system (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Tampilan luar yang menarik pada mobil-mobil modern sepertinya tak cukup untuk menarik perhatian konsumen. Mobil kekinian juga dibekali dengan fitur-fitur canggih, termasuk fitur keselamatan.

Sebab, fitur keselamatan ini dianggap mampu mengurangi risiko cidera pada mobil ketika terjadi kecelakaan, antara lain sabuk keselamatan atau seat belt, kantung udara atau air bag atau supplemental restraint system (SRS), serta isofix, dan safety child lock & seatbelt.

Ada juga beberapa fitur lainnya mulai dari rem anti-lock braking system (ABS), brake assist (BA), electronic brake force distribution (EBD), traction control, vehicle stability control (VSC), dan hill start assist (HSA). Fitur-fitur tersebut akan berfungsi untuk mencegah kecelakaan.

Namun demikian, tak sebatas pada fitur-fitur yang telah menjadi standar itu. Mobil kekinian juga memiliki fitur yang lebih maju.

Saat ASEAN Automobile Safety Forum 2018 yang digelar oleh ASEAN New Car Assessment Program (NCAP) di Proving Ground Bridgestone di Karawang, Jawa Barat, Liputan6.com berkesempatan mengetahui beberapa kendaraan yang telah didukung beberapa fitur keselamatan kekinian.

1. Automatic Emergency Braking (AEB)

Fitur ini jadi salah satu standar keselamatan yang disepakati pada pabrikan mobil di dunia akan diterapkan pada 2022 nanti. Fitur ini juga diterapkan Mitsubishi Pajero Sport Dakkar maupun Daihatsu atau Perodua MYVI.

Fitur AEB ini bisa mencegah atau mengurangi potensi kecelakaan. Sebab, fitur ini bisa membuat mobil melakukan pengereman secara otomatis. Setidaknya fitur AEB bisa berguna ketika pengemudi teledor atau mengantuk.

Sebelum melakukan pengereman mendadak karena pengemudi teledor, maka ada suara peringatan terlebih dahulu. Maka, jika di depan mobil ada objek, maka mobil akan berhenti secara otomatis. Saat ini, fitur akan beroperasi jika kecepatan kurang dari 30 km/jam.

2. Electronic Stability Control (ESC)

Fitur ini pada dasarnya sudah cukup banyak diterapkan pada mobil dari berbagai merek. Bahkan fitur ini juga turut dikembangkan perusahaan Bosch. Fitur ini juga digunakan pada Honda Mobilio RS.

ESC berfungsi meningkatkan keamanan dari sisi pengendalian mobil dengan cara mendeteksi dan meminimalisir slip. Ketika kontrol ini mendeteksi adanya kehilangan kontrol pengendalian, maka dengan otomatis sistem ini akan membantu rem untuk mengendalikan mobil.

Sistem pengereman langsung berjalan ke masing-masing roda, rem roda depan akan mencegah oversteer dan rem roda belakang mencegah understeer. kadang, sistem ini juga mengurangi tenaga mesin sampai mobilnya terkontrol kembali.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR