HOME » BERITA » KENAPA BAN 'BOTAK' MOTOGP TAK DISARANKAN UNTUK MOTOR HARIAN?

Kenapa Ban 'Botak' MotoGP Tak Disarankan Untuk Motor Harian?

Meski berteknologi tinggi, ban "botak" yang digunakan di motor MotoGP tak disarankan untuk motor harian.

Jum'at, 21 Februari 2020 18:45 Editor : Cornelius Candra
Kenapa Ban 'Botak' MotoGP Tak Disarankan Untuk Motor Harian?
Ban botak MotoGP (motorcyclesports.net)

OTOSIA.COM - Hampir semua teknologi terbaik di dunia otomotif roda dua terpasang di motor MotoGP, tak terkecuali ban. Bahkan, pemasok saat ini, Michelin, terus mengembangkan produknya.

Sebelumnya, ban MotoGP dipasok oleh pabrikan asal Jepang, Bridgestone. Tapi, tetap saja, keduanya memberikan kualitas ban terbaik untuk digunakan di motor Valentino Rossi dan para rivalnya.

1 dari 2 Halaman

Tapi, ban "botak" atau tak beralur yang digunakan di MotoGP tak pernah terpasang pada motor harian. Ternyata, mengutip dari akun Instagram @maxxis.id, hal itu justru berbahaya.

Pasalnya, alur ban berfungsi untuk mengalirkan air ketika motor melewati jalan yang basah atau tergenang air. Sedangkan, ban "botak" bisa kehilangan traksi atau daya cengkeram di jalanan tersebut.

2 dari 2 Halaman

Selain itu, ban "botak" MotoGP juga hanya digunakan saat cuaca kering. Namun, ketika wet-race atau balapan basah, para pembalap akan menggunakan ban khusus yang beralur.

Fungsinya sama, untuk menyalurkan air keluar dari ban dan memaksimalkan traksi. Hanya saja, bentuk alurnya juga dibuat khusus agar bisa berfungsi dengan maksimal.

BERI KOMENTAR