HOME » BERITA » KENAPA HARGA HARLEY DAVIDSON INDONESIA BISA TURUN RP300 JUTA, INI 3 ALASANNYA

Kenapa Harga Harley Davidson Indonesia Bisa Turun Rp300 Juta, Ini 3 Alasannya

Dealer Harley Davidson Anak Elang di Jakarta mengumumkan kalau moge-moge mereka bakal punya banderol baru dengan status turun dan terbilang cukup drastis.

Senin, 21 Januari 2019 12:15 Editor : Ahmad Muzaki
Harley Davidson (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Dealer Harley Davidson Anak Elang di Jakarta mengumumkan kalau moge-moge mereka bakal punya banderol baru dengan status turun dan terbilang cukup drastis.

Kabar itu disampaikan langsung oleh Sahat Manalu selaku Dealer Principal Anak Elang Harley-Davidson, dengan menyebut bahwa penurunannya sampai 30 persen bahkan bisa lebih dan berlaku untuk model Softail dan Sportster.

Menurut dia, setidaknya ada tiga hal yang menjadi alasan mengapa harga Softail dan Sportster untuk produksi terbaru (bukan tahun lama) ini bisa turun sebesar itu.

"Kalau yang model Touring produknya masih dari Amerika. Kalau yang Softail dan Sportster yang harganya turun rata-rata 30 persen itu CKD Thailand. Karena pabrik perakitannya ada di Thailand, harganya bisa turun," kata dia.

Berapa harganya kini? Dengan kualitas yang menurutnya tetap sama, harga Softail yang dulu Rp 900 juta-an sekarang menjadi Rp 600 juta-an. Lalu harga Sportster yang dulu sebesar Rp 600 jutaan sekarang menjadi Rp 379 juta-an.

Posisi pengiriman yang lebih dekat terbilang punya pengaruh. Alasan, kedua tentu saja ada pada biaya produksi atau tepatnya perakitan yang juga menjadi lebih murah. Sementara alasan ketiga pun terkait dengan regulasi.

"Kalau produksi di Thailand, upah pekerjanya lebih murah daripada orang Amerika. (Ketiga) sesama negara ASEAN ada perjanjian khusus dalam hal pajak impor," ujarnya sambil menyebut bahwa kesepakatan regulasi tersebut hanya diketahui oleh importir, sementara pihaknya adalah dealer selaku pembeli produk dari importir.

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR