HOME » BERITA » KENAPA MOBIL LISTRIK MASIH SEPI PEMINAT DI INDONESIA?

Kenapa Mobil Listrik Masih Sepi Peminat di Indonesia?

Kamis, 06 Desember 2018 19:15 Editor : Cornelius Candra
Honda Urban EV Concept (Whatcar.com)

OTOSIA.COM - Di masa depan, kendaraan listrik akan populer. Pasalnya, kendaraan listrik dianggap lebih ramah lingkungan dan saat ini tengah berkembang pesat di beberapa negara.

Kendati demikian, Deputi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bidang Teknologi Informasi Energi dan Material (TIEM) Eniya Listiani Dewi menyatakan, kendala yang dihadapi kendaraan listrik di Indonesia yaitu durasi waktu untuk melakukan pengisian baterai atau charging baterai.

Untuk mengisi baterai mobil listrik hingga full membutuhkan waktu 4-5 jam sehingga kebanyakan orang masih berpikir dua kali untuk pindah ke mobil listrik.

“Pilot Project fast charging station BPPT dengan kapasitas 50 kW ini mempunyai kelebihan mampu melakukan charging baterai mobil listrik sampai penuh hanya dengan waktu 30 menit,” jelas Eniya saat ditemui wartawan Liputan6.com di gedung BPPT, Thamrin, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Dengan adanya fasilitas fast charging station milik BPPT smart charging station 20 kW di B2TKE-BPPT Puspiptek, Tangerang Selatan, hal ini diharapkan mampu mendorong masyarakat beralih dari mobil biasa ke mobil listrik.

Eniya juga menginginkan, stasiun pengisian daya untuk kendaraan listrik juga semakin beredar di pusat perbelanjaan serta gedung kementerian.

Ia pun menuturkan bahwa kendaraan listrik saat ini masih dalam tahap perkenalan di Indonesia. Selain itu, salah satu hal yang pelu diperhatikan adalah quick-charging. Sistem ini akan memungkinkan seseorang hanya perlu menunggu paling lama 30 menit untuk mengisi daya kendaraan listriknya.

Sumber: Liputan6.com

 (kpl/crn)

BERI KOMENTAR