HOME » BERITA » KENAPA MOTOR INJEKSI MESTI PAKAI BUSI RESISTOR, INI JAWABANNYA

Kenapa Motor Injeksi Mesti Pakai Busi Resistor, Ini Jawabannya

Minggu, 29 April 2018 13:00 Editor : Nurrohman Sidiq
Foto by Nazar Ray

OTOSIA.COM - Busi kode R atau yang pakai resistor kerap jadi benda wajib buat sepeda motor injeksi. Hal ini jadi pertanyaan karena dalam pandangan awam, semua busi fungsinya sama saja.

Namun itu ditampik oleh Giman, Direktur PT Maju Gemilang Persada selaku distributor tunggal Brisk Copper Racing, busi asal Ceko. Dia mengatakan bahwa
busi harus ada resistornya kalau dipakai untuk sepeda motor injeksi.

"Soalnya ECU kan membaca semuanya, resistor ini jadi semacam isolator kayak sekringnya," kata dia.

Peran resistor pada busi itu membuat ECU yang menjadi otak kinerja sepeda motor tidak salah baca. Resistor akan menjaga agar arus dari busi stabil.

"Jadi walaupun arusnya besar, dia akan atur sesuai dengan kebutuhan," ujarnya.

Dirinya lalu mencontohkan apa yang terjadi jika hal tersebut diabaikan, yakni komposisi pembakaran tidak siap dengan pengapian berlebihan.

"Jadi bensin sedikit, api besar, ya mesinnya rusak. Kalau jumlah bensin tidak besar, tapi api besar. Itu bikin panas," papar Giman.

Dalam tahap lanjut, efeknya adalah membuat blok mesin, klep, dan lainnya terbakar karena panas berlebih yang terjadi terus-menerus. Dengannya, usia pakai mesin pun menurun lebih cepat.

Reporter : Nazar Ray

(kpl/nzr/sdi)

BERI KOMENTAR