HOME » BERITA » KENAPA OLI MOTOR CEPAT HABIS? INI DIA 5 PENYEBABNYA

Kenapa Oli Motor Cepat Habis? Ini Dia 5 Penyebabnya

Kamis, 26 April 2018 19:30 Editor : Dini Arining Tyas
Foto ilustrasi by cars.com

OTOSIA.COM - Pelumas atau oli adalah komponen penting untuk mesin. Sebab, komponen ini berfungsi untuk menjaga komponen lainnya mengalami korosi atau karatan, menjaga kebersihan mesin motor, dan menjaga suhu mesin motor.

Masalah yang sering dihadapi adalah oli yang tiba-tiba cepat habis. Normalnya, jika oli habis maka akan berpengaruh pada performa kendaraan.

Ada beberapa hal yang menyebabkan permasalahan ini terjadi, seperti dikatakan Honda Cengkareng.

1. Seal Oli Bocor

Kebocoran pada seal oli bisa disebabkan oleh pengisian oli yang melebihi kapasitas dan umur dari seal oli itu sendiri.Hal ini akan menyebabkan oil up,yang mana oli meluber lewat lubang pernafasan ke filter udara dan ruang karburator.

Oli yang terbakar di ruang pembakaran akan membuat knalpot mengeluarkan asap putih.

Seal Oli by Honda Cengkareng

Solusinya, pemasangan seal oli harus benar dan tepat. Sebelum dipasang pastikan seal oli tidak penyok karena dapat merubah diameter seal oli. Pastikan jumlah oli yang dimasukkan sesuai dengan takaran yang ditentukan. Hal ini juga berlaku untuk penggantian oli mesin,oli sokbeker serta transmisi.

2. Oli Jarang Diganti

Oli yang sering dipakai akan berkurang karena penguapan. Disaat oli berada dibawah batas minimal, maka oli tidak dapat melindungi bagian-bagian mesin dengan maksimal dan dapat menyebabkan kerusakan yang cepat dan fatal pada komponen dalam motor.

Sebaiknya, oli diganti setiap 2.000 - 3.000 km permakaian.

3. Kekentalan Oli atau SAE yang Tidak Sesuai dengan Spesifikasi Mesin

Bila menggunakan oli yang lebih kental dari yang direkomendasikan, maka motor akan terasa lebih berat. Sebaliknya, jika oli lebih encer dari yang direkomendasikan, maka motor akan terasa lebih ringan.

Sebaiknya gunakan oli sesuai dengan spesifikasi motor atau standar dari pabrikan. Ada baiknya juga untuk melihat buku pedoman dulu untuk mengetahui jenis oli yang dibutuhkan oleh mesin motor.

4. Piston dan Ring Piston Aus

Komponen ini terletak di dalam mesin dan bisa mengalami kerusakan seperti tergores, aus, dan kotor. Kerapatan ring piston berfungsi untuk mencegah terlalu banyaknya campuran bahan bakar udara yang masuk ke ruang oli.

Piston aus by Honda Cengkareng

Bila ring piston aus, maka akan mengendur dan udara yang masuk ke ruang oli bisa menurunkan tekanan kompresi mesin. Sehingga menyebabkan motor mengeluarkan asap yang cukup banyak.

Jika rusak, maka solusi yang dapat dilakukan adalah overhaul

5. Pemakaian Motor yang Tidak Normal

Mengendarai motor secara ugal-ugalan, full to fulll atau gaspoll, penggunaan throttle ayng tak beraturan, dan stop go juga bisa membuat oli menguap dan berkurang.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR