HOME » BERITA » KENAPA SUZUKI GSX-R250 TAK KUNJUNG MELUNCUR?

Kenapa Suzuki GSX-R250 Tak Kunjung Meluncur?

Selasa, 13 November 2018 10:45 Editor : Cornelius Candra
Desain Suzuki GSX-R250 (young-machine.com)

OTOSIA.COM - Salah satu motor yang cukup dinanti-nanti saat ini adalah Suzuki GSX-R250, terlebih di Indonesia. Pasalnya, dari 4 pabrikan Jepang di tanah air, hanya Suzuki yang sampai saat ini masih belum memasarkan produk sportbike full-fairing 250cc.

Alhasil, segmen tersebut dikuasai oleh 3 kompetitornya, Honda CBR250RR dan yang terbaru Yamaha YZF-R25 facelift serta Kawasaki Ninja 250 FI Keyless. Tak lupa sportbike 250cc 1-silinder, Kawasaki Ninja 250SL.

Padahal, mengutip dari Greatbiker.com, Suzuki telah mematenkan desain Suzuki GSX-R250. Berdasarkan rancangan tersebut, terlihat bahwa penampilan pesaing Kawasaki Ninja 250 ini akan lebih sporty. Bahkan, mesin 2-silinder 250cc Suzuki GSX-R250 digadang-gadang mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar ketimbang pesaingnya.

Memang, Suzuki selama ini kerap membuat dapur pacu dengan performa yang tinggi. Sebagai gambaran, mesin 1-silinder 147,3cc Suzuki GSX-R150 mampu memuntahkan tenaga setara mesin 1-silinder 155,1 cc Yamaha YZF-R15 V3, yaitu sebesar 19 hp.

Sayangnya, sportbike ini tak kunjung dirilis. Awalnya, sempat diperkirakan bahwa Suzuki GSX-R250 terbaru akan melakoni debutnya pada 1 dari 2 event besar yang baru saja berlangsung di Eropa, yaitu Intermot 2018, Cologne, Jerman, dan EICMA 2018, Milan, Italia.

Meski demikian, tak diketahui secara jelas alasan Suzuki sampai saat ini tak kunjung merilis Suzuki GSX-R250. Nampaknya, motor 250cc ini akan dirilis pada semester pertama 2019. Bahkan, sempat beredar rumor bahwa Suzuki GSX-R250 nantinya akan diproduksi di Indonesia guna menjaga harganya tetap bersaing.

Sementara itu, Yohan Yahya, Sales & Marketing Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W pada Juli 2018 lalu sempat menyatakan bahwa untuk meluncurkan sebuah produk perlu pertimbangan yang matang terhadap situasi pasar. Bukan pemikiran jangka pendek. Suzuki tidak ingin dibilang gagal menelorkan produk 250 cc.

“Kembali lagi, apa yang dikeluarkan, kami tidak mau itu gagal. Artinya sama kalau kamu mau bisnis tentunya harus cermat. Mau tak mau kami harus selektif. Apa yang dikeluarkan bisa diterima dan tidak mengecewakan,” pungkasnya.

 (kpl/crn)

BERI KOMENTAR