HOME » BERITA » KENDARAAN LISTRIK PAKAI PELAT NOMOR KHUSUS, DITERAPKAN TAHUN INI

Kendaraan Listrik Pakai Pelat Nomor Khusus, Diterapkan Tahun Ini

Kendaraan listrik di Indonesia akan memakai pelat nomor khusus. Pelat nomor itu disebut akan bisa dipakai pada tahun ini.

Selasa, 28 Januari 2020 22:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kendaraan Listrik Pakai Pelat Nomor Khusus, Diterapkan Tahun Ini
Pelat nomor khusus (Polri)

OTOSIA.COM - Masing-masing warna pelat nomor di Indonesia, diperuntukkan sesuai dengan jenis kendaraan. Misalnya, pelat warna hitam untuk kendaraan pribadi, merah untuk kendaraan dinas pemerintahan, dan kuning untuk transportasi umum.

Kini pihak kepolisian tengah menyiapkan pelat lain, untuk jenis kendaraan baru, yakni kendaraan listrik.

Nantinya, pelat nomor mobil atau motor emisi rendah ini akan ditambahkan warna biru pada ruang masa berlaku kendaraannya.

"Pembahasan terkait pelat nomor kendaraan listrik ini sudah dilakukan hingga tahap focus group discussion (FGD). Kajian telah dilakukan dengan tidak merubah Peraturan Kapolri (Perkap)," ujar Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Brigadir Jenderal Halim Pagarra, dalam pesan elektroniknya kepada Liputan6.com, Selasa (28/1/2020).

Lanjut Halim, untuk regulasinya sendiri tetap berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009. Sedangkan untuk penerapannya sendiri bisa dilakukan tahun ini. Tapi, untuk detailnya memang belum diinformasikan lebih lanjut. "Tahun ini sudah diprogramkan," pungkasnya.

1 dari 1 Halaman

Sebagai informasi, terkait warna pelat nomor, warna dasar hitam menjadi yang paling banyak dan sering dijumpai. Warna pelat ini, merupakan identitas untuk kendaraan pribadi.

Sedangkan warna kuning, digunakan untuk kendaraan umum seperti taksi dan bus kota. Apabila melihat warna pelat nomor merah, itu berarti kendaraan yang digunakan merupakan kendaraan dinas pemerintah.

Sementara warna dasar putih, digunakan oleh kepala diplomantik negara asing. Paling asing dan jarang dilihat, pelat nomor dengan dasar warna hijau digunakan untuk kendaraan bermotor di kawasan perdagangan bebas.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR