HOME » BERITA » KENDARAAN TANPA SOPIR PENGANTAR BARANG JUSTRU LARIS DI TENGAH ANCAMAN VIRUS CORONA

Kendaraan Tanpa Sopir Pengantar Barang Justru Laris di Tengah Ancaman Virus Corona

Akibat virus Corona, banyak hal seolah menjadi lumpuh. Tapi ditengah ancaman COVID-19, ada beberapa pihak yang masih diuntungkan, seperti produsen kendaraan otonom.

Jum'at, 13 Maret 2020 10:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kendaraan Tanpa Sopir Pengantar Barang Justru Laris di Tengah Ancaman Virus Corona
Mobil otonom pengangkut barang (NEOLIX Technologie Co)

OTOSIA.COM - Wabah virus Corona bisa dibilang sangat mengganggu aktivitas. Banyak orang yang menjadi khawatir saat keluar rumah dan bertemu orang lain.

Beberapa waktu lalu bahkan seorang perempuan di China memanfaatkan action cam dan mobil-mobilan remot untuk membeli makanan dan keperluan. Di China sendiri sebenarnya ada kendaraan nirsopir untuk mengantarkan barang-barang.

Kendaraan yang biasa mengantar obat, makanan, hingga berbagai barang ke seluruh penjuru kota itu kini tengah ramai pesanan. Melansir The Sun, pabrikan berbasais di Bejing, Neolix, merupakan produsen kendaraan kecil tanpa sopir itu.

1 dari 2 Halaman

Mobil otonom pengangkut barang (NEOLIX Technologies Co)

Pendiri perusahaan, Yu Enyuan mengatakan bahwa layanan kendaraan nirsopir itu dipesan lebih dari 200 kendaraan selama 2 bulan terakhir. Padahal, pabrikannya hanya memproduksi 125 unit sejak Mei 2019 lalu.

"Orang-orang menyadari bahwa kendaraan seperti itu bisa menyelesaikan sesuatu yang berisiko tinggi untuk dilakukan oleh manusia secaara langsung," kata Yu Enyuan kepada Bloomberg.

2 dari 2 Halaman

Selain itu, kendaraan itu juga dipkaai untuk mensterilkan jalanan yang seolah diabaikan. Sebelumnya, pengguanan kendaraan tanpa sopir dibatasi di China.

Tapi aturan tersebut dilonggarkan sejak wabah COVID-19 merebak. Mungkin Neolix adalah salah satu pihak yang merasa diuntungkan oleh merebaknya virus Corona.

"Industri telah memasuki fase ekspansi yang sangat cepat karena virus," tambahnya. Dia berharap produksinya bisa meningkat menjadi 1.000 unit.

BERI KOMENTAR