HOME » BERITA » KENDARAAN TERBATAS, AMBULANS DIPAKAI UNTUK ANTARAN PENGANTIN

Kendaraan Terbatas, Ambulans Dipakai untuk Antaran Pengantin

Keluarga pengantin yang memakai ambulans sebagai mobil pengangkut antaran atau seserahan pengantin kini meminta maaf.

Kamis, 22 Oktober 2020 18:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kendaraan Terbatas, Ambulans Dipakai untuk Antaran Pengantin
Ambulans dipakai angkut antaran pengantin (Instagram/undercover.id)

OTOSIA.COM - Sebuah ambulans dipakai untuk membawa antaran atau seserahan pengantin. Hal itu pun menjadi sorotan publik karena cukup tak pantas untuk dilakukan.

Usai video ambulans yang dipakai membawa seserahan pengantin itu viral, kini muncul video permintaan maaf keluarga atas kejadian tersebut. Keluarga mengaku terpaksa menggunakan ambulans karena keterbatasan kendaraan.

Dilansir dari Merdeka.com, permintaan maaf itu disampaikan oleh seorang laki-laki yang mengatasnamakan keluarga kedua mempelai. Video berdurasi 0.46 detik itu beredar luas di media sosial, salah satunya di akun Instagram @video_jurnalis.

1 dari 3 Halaman

Nampak seorang laki-laki mengenakan masker dan penutup kepala (peci). Tanpa menyebutkan identitas, laki-laki tersebut seperti membacakan tulisan di kamera dalam menyampaikan permohonan maafnya.

"Dengan ini kami atas nama keluarga dari mempelai mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena viralnya proses pengiriman mas kawin dengan menggunakan ambulans," ungkap laki-laki tersebut seperti dalam video, Selasa (20/10/2020).

Dia menyebut menggunakan ambulans karena keterbatasan kendaraan. Sementara penggunaan alat pelindung diri (APD) diklaim mengikuti anjuran pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi.

"Dilakukan hanya semata-mata keterbatasan transportasi saat itu dan ketidaktahuan kami atas aturan penggunaan ambulans. Adapun perihal APD, murni untuk menjaga protokol saat ini," kata dia.

2 dari 3 Halaman

Pemilik Ambulans Kenal dengan Pengantin

Sebelumnya, Kasi Pencegahan dan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Palembang Yudhi Setiawan mengungkapkan, ambulans tersebut milik salah satu klinik swasta di kota itu. Mobil sengaja dipinjam pakai pengantin karena masih berteman dengan pemilik ambulans.

"Ya (pinjam pakai). Ada pertemanan antara pemilik ambulans dengan yang punya hajatan," kata Yudhi.

Dari keterangan manajemen klinik, kata dia, mereka tidak mengetahui aturan penggunaan ambulans. Alasan ini mengejutkan karena mobil itu milik lembaga kesehatan bukan pribadi atau perorangan.

"Ya tidak paham aturan bahwa ambulans diperuntukan untuk membawa orang sakit bukan antaran pernikahan," ujarnya.

 

3 dari 3 Halaman

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Palembang Kompol Yakin Rusdi mengaku sudah memeriksa dua orang, yakni pengemudi ambulans dan keluarga. Sementara ambulans berpelat hitam dengan nomor polisi BG 1164 RL yang digunakan sudah diamankan.

"Sudah dua orang dari pengemudi dan pihak hajatan dimintai keterangan," kata Yakin.

Terkait kasus ini, polisi menerapkan Pasal 307 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Di dalam pasal itu disebutkan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor angkutan umum barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan, dipidana dengan kurungan maksimal dua bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

"Untuk sanksi dikenakan karena tidak sesuai dengan peruntukannya, Pasal 307," kata dia.

Penulis: Irwanto

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR