HOME » BERITA » KENDARAI MOBIL DENGAN TEKNOLOGI CRUISE CONTROL JANGAN SESUKA HATI, BISA BAHAYA

Kendarai Mobil dengan Teknologi Cruise Control Jangan Sesuka Hati, Bisa Bahaya

Fitur mobil kekinian bisa dibilang sangat membantu pengemudi, bahkan bisa menggantikan peran pengemudi selama beberapa waktu. Meski begitu, pengemudi mobil tetap tidak bisa sesuka hati saat berkendara.

Senin, 12 April 2021 08:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kendarai Mobil dengan Teknologi Cruise Control Jangan Sesuka Hati, Bisa Bahaya
Toyota Raize versi Jepang (Ilustrasi/Best Car Web)

OTOSIA.COM - Mobil-mobil kekinian saat ini dibekali berbagai macam teknologi canggih. Seperti fitur adaptive cruise control dan sejenisnya. Meski begitu, pengemudi mobil dengan teknologi canggih tetap harus waspada.

Pengemudi tidak boleh abai meskipun mobil bisa melakukan auto throttle dan auto braking, karena sejatinya pengemudi tetap harus berada dalam posisi standby ketika berkedara. Director Training Safety Defensive Consultant, Sony Susmana menjelaskan, meskipun teknologi tersebut bisa menggantikan peran pengemudi dalam beberapa waktu, tapi sejatinya pengemudi tetap harus fokus dalam berkendara dan jangan lengah terhadap keselamatan berkendara.

"FiturAdaptive Cruise Control (ACC) atau apapun fitur nya, itu tidak menggantikan fungsi pengemudi. Karena itu bukan fitur full auto pilot yang bisa diambil alih oleh komputer. Jadi fitur ACC ini sifatnya melengkapi atau membantu tugas pengemudi menjadi lebih ringan," jelas Sony, kepada Liputan6.com.

1 dari 2 Halaman

Di samping itu, meskipun fitur ACC juga terintegrasi dengan fitur keselamatan lainnya, pria yang sudah malang melintang di dunia safety driving ini menegaskan pengemudi menjadi kunci dalam keselamatan saat berkendara.

"Posisi pengemudi tetap harus dalam keadaan standby," tambahnya singkat.

 

2 dari 2 Halaman

Harus Paham Mengenai Fitur Tersebut

Sebelum mengandalkan fitur tersebut, Sony, juga mengingatkan agar pengemudi dapat mengenali dulu berbagai fitur tersebut. Cara mengaktifkan dan menonaktifkan, juga perlu karena hal ini akan berhubungan dengan keselamatan dalam berkendara.

"Kenali fitur-fitur yang ada, baik itu secara fungsinya dan cara mengaktifkannya dahulu sebelum berkendara. Sehingga tahu kapan waktunya dapat bekerja sama untuk saling membantu atau mengingatkan serta meminimalkan resiko kecelakaan dalam berkendara," tandas Sony.

Penulis: Fahmi Rizki

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR