HOME » BERITA » KESAL AIRBAG BMW GAGAL MENGEMBANG, AKSI PROTES PEREMPUAN INI JADI VIRAL

Kesal Airbag BMW Gagal Mengembang, Aksi Protes Perempuan Ini Jadi Viral

Saat membeli mobil baru, para konsumen memang harus teliti sebelum mencapai kata sepakat. Terutam soal fungsi setiap fitur atau komponen yang ada pada mobil.

Jum'at, 26 April 2019 16:15 Editor : Dini Arining Tyas
Aksi protes perempuan di China yang menduduki mobil di dealer (World of Buzz)

OTOSIA.COM - Saat membeli mobil baru, para konsumen memang harus teliti sebelum mencapai kata sepakat. Terutam soal fungsi setiap fitur atau komponen yang ada pada mobil.

Jangan sampai, ketika sudah dipakai, baru disadari kalau komponen mobil ada yang tidak beres. Seperti yang dialami oleh seorang perempuan di China bagian timur.

Melansir World of Buzz, perempuan yang diketahui bermarga Yang itu komplain ke dealer tempat dia membeli mobil BMW X1. Hal itu lantaran airbag SUV miliknya tak mengembang saat kecelakaan dan menyebabkan cedera pada penumpangnya.

BMW X1 milik Yang (World of Buzz)

Dia mendatangi dealer yang berada di Danyang, Provinsi Jiangsu. Dia protes dengan cara menduduki kap mobil yang dipajang di showroom itu.

"What a BMW! There's a problem but no one stands up to solve it (Luar biasa BMW! Ada masalah tapi tak satupun yang mau menyelesaikannya)," teriaknya kepada karyawan dealer.

Yang juga mengklaim bahwa dirinya diminta untuk membayar servis tambahan sebesar CNY 8.000 atau Rp 16,8 jutaan (Kurs CNY 1 = Rp 2.105), seperti dilaporkan oleh Zhenjiang Minsheng Channel.

Aksi protes Yang yang menduduki mobil display di dealer (World of Buzz)

Protesnya yang terekam video itu pun menjadi viral di China. Banyak yang menyayangkan aksinya itu karena menambah beban kerugian bagi Yang.

Bagaimana tidak, kap mobil yang dia duduki di showroom itu sedikit penyok karena berat badannya. Karena hal itu, salah satu karyawan dealer menghubungi polisi.

"Dia harusnya berbicara kepada kami secara baik-baik. Dia tidak perlu duduk di atas mobil kami. Dan yang terjadi adalah, dia justru merusak mobil," ujar salah saeorang karyawan.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR