HOME » BERITA » KESULITAN KELUAR DARI LAMBORGHINI, AKTRIS CANTIK INI SALAHKAN TINGGI BADANNYA

Kesulitan Keluar dari Lamborghini, Aktris Cantik Ini Salahkan Tinggi Badannya

Aktris Bollywood Urvashi Rautela membagikan momen saat dirinya kesulitan keluar dari supercar Lamborghini Huracan. Dia menyalahkan tinggi badannya yang lebih tinggi dari rata-rata perempuan India.

Selasa, 27 Juli 2021 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kesulitan Keluar dari Lamborghini, Aktris Cantik Ini Salahkan Tinggi Badannya
Urvashi Rautela (Cartoq)

OTOSIA.COM - Para selebriti seringkali menggunakan mobil mewah hingga supercar. Bahkan Ferrari atau Lamborghini pun lekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Tak hanya selebriti Tanah Air, tapi juga hampir semua selebriti. Termasuk para aktor dan aktris Bollywood dari India.

Belum lama ini peristiwa unik pun dialami salah satu aktris cantik Bollywood, Urvashi Rautela. Dilansir dari Cartoq, dia mengunggah momen menyebalkan bagi dirinya itu ke akun Instagramnya.

1 dari 5 Halaman

Dalam unggaha itu, dia menggunakan Lamborghini Huracan saat tiba di lokasi syuting. Namu ternyata Rautela kesulitan dan harus berjuan hanya untuk keluar dari mobil seharga miliaran rupiah tersebut.

"INSTAGRAM Vs REALITY. TALL GIRL PROBELMS. ME ARRIVING IN MY BAE LAMBO.." tulisnya.

 

2 dari 5 Halaman

3 dari 5 Halaman

Kesulitannya saat keluar dari Huracan kuning yang diduga merupakan properti syuting itu dia sebut lantaran tinggi badannya. Rautela diketahui memiliki tinggi 178 centimeter, yang lebih tinggi dari rata-rata tinggi perempuan India.

Tapi seharusnya tinggi badan Rautela dinilai tidak sesulit itu untuk keluar atau masuk mobil. Namun masalah kesulitan keluar masuk mobil rendah juga disebut tak hanya dialami oleh Urvashi Rautela. Ada banyak orang yang kesulitan lantaran postur tubuh mereka.

 

4 dari 5 Halaman

Bukan Pertama Kali

Dwayne Johnson (Instagram/therock)

Aktor Hollywood Dwayne Johnson juga pernah mengalami hal yang sama. Kala itu The Rock kesulitan untuk masuk ke dalam Porsche Taycan lantaran dia terlalu besar untuk ukuran mobil listrik pabrikan Jerman tersebut.

Dia bahkan juga pernah berjuang utnuk menyesuaikan diri di dalam Ferrari LaFerrari. Tapi dia tak kesulitan ketika berada di dalam Lamborghini.

5 dari 5 Halaman

Seperti diketahui, kebanyakan supercar memiliki desain yang rendah untuk untuk alasan aerodinamsi. Supercar sengaja dirancang untuk kecepatan dan memang bukan menjadi kendaraan yang paling praktis, nyaman atau bahkan bisa digunakan oleh semua orang.

Kebanyakan desainer supercar disebut tidak terlalu memperhatikan masalah masuk dan keluar, karena bisa mengganggu desain kendaraan, aerodinamis, dan pusat gravitasi.

BERI KOMENTAR