HOME » BERITA » KETAHUI BATAS AMAN AIR PADA KENDARAAN SAAT NEKAT TEROBOS BANJIR

Ketahui Batas Aman Air pada Kendaraan Saat Nekat Terobos Banjir

Seringkali kita dituntut untuk mengambil risiko dengan menerobos banjir saat genangan air menutup jalan. Padahal hal itu berbahaya.

Rabu, 21 November 2018 19:45 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi mobil terobos banjir (express.co.uk)

OTOSIA.COM - Seringkali kita dituntut untuk mengambil risiko dengan menerobos banjir saat genangan air menutup jalan. Padahal hal itu berbahaya.

Bisa jadi menerobos banjir menyebabkan kendaraan mogok atau rusak. Tentu hal itu akan berimbas pada keuangan, karena memperbaiki kendaraan membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Maka itu, saat menerobos banjir ada baiknya untuk mempertimbangkan tinggi air. Service Manager Plaza Toyota Pramuka, Parman Suanda mengatakan, masyarakat juga bisa melihat batas aman banjir dari knalpot. Hal tersebut penting, karena pengemudi harus menjaga agar air tidak tersedot.

"(Knalpot) ngebuang saat digas, tapi ketika idle akan masuk air," kata Parman.

Sementara itu, Pereli nasional, Rifat Sungkar, mengatakan bahwa berniat menerobos banjir maka perhatikan filter udara. Komponen tersebut bisa menjadi titik maksimal mobil saat menerobos genangan air.

Jadi, jangan lihat patokan genangan air dari knalpot, tapi dari filter udara. Sebaliknya, jika air belum mencapai bibir filter,maka genangan aman untuk dilewati.

"Lihat (ketahui) filter udara ada di mana. Pastikan posisinya,karena itu ketinggian maksimal banjir yang bisa dilewati mobil," ucap Rifat beberapa waktu lalu.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR